Berlokasi di Cikini
Komunitas Bangun Lab Komputer Swadaya Masyarakat
- detikInet
Jakarta -
Status dan kelas sosial seharusnya tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan kesempatan dalam mempelajari dan memahami teknologi informasi (TI). Pengetahuan tentang TI, khususnya pemanfaatan komputer, haruslah dapat dinikmati oleh seluruh anak bangsa tanpa terkecuali. Hal tersebutlah yang kemudian menjadikan banyak pihak di Indonesia turut memperkenalkan manfaat komputer dalam program kemasyarakatannya.Dalam rangka meningkatkan kualitas dan intensitas program pelatihan komputer swadaya masyarakat, baru-baru ini Yayasan Center for ICT Studies, atau lebih dikenal dengan nama ICT Watch, mendapatkan sumbangan 15 buah PC refurbished dari PT Exelcomindo Pratama (XL). Spesifikasi ke-15 PC tersebut adalah berprosesor Pentium III, harddisk 10 GB, ram 128, monitor 17 inchi dan tanpa floppy disk / cd-rom."Kami sangat berterimakasih kepada XL, karena bantuan komputer layak pakai tersebut merupakan salah satu modal kami dalam memberikan pelatihan komputer bagi mereka dari keluarga yang pas-pasan ataupun kurang mampu," demikian disampaikan oleh Yuyun Kusuma, Project Manager ICT Watch, ketika dihubungi detikinet, Rabu (11/5/2005).Menurut Yuyun, keterlibatan ICT Watch dalam program pelatihan komputer tersebut hanyalah sebagai buffer. "Sebenarnya yang banyak terlibat dan mengambil peranan adalah rekan-rekan dari komunitas yang peduli dan bersedia menyumbangkan sedikit waktunya untuk menjadi relawan," ujar Yuyun.Dijelaskan pula olehnya bahwa peran ICT Watch lebih kepada urusan administrasi yang acapkali membutuhkan institusi berbadan hukum, melakukan setup panduan dan mekanisme kerja awal, pengadaan modul pelatihan, training for trainer dan penyiapan infrastruktur terkait. "Intinya, kami hanya menjembatani mitra yang ingin menyumbangkan komputer kepada mitra lain siapapun dan darimanapun yang ingin membangun fasilitas pembelajaran komputer bagi masyarakat luas. Kami mengistilahkannya sebagai lab komputer swadaya masyarakat," tegasnya. "Dalam rentang waktu tertentu, misalnya selama 1 tahun, kami akan terus melakukan bimbingan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program lab komputer swadaya masyarakat yang dilakukan oleh mitra kami," tambahnya. Setelah mereka sudah lebih siap untuk mandiri, kami secara bertahap akan melepaskan keterlibatan kami. Sehingga sumber daya kami bisa diarahkan untuk membangun program sejenis di tempat lain" tandas Yuyun. Lab CikiniTerkait dengan bantuan dari XL tersebut, Yuyun bersama timnya telah berencana untuk mengalokasikan sebagian dari PC tersebut untuk membangun sebuah lab komputer swadaya masyarakat di daerah Cikini. Dijelaskan pula oleh Yuyun, bahwa lab yang lokasinya tak jauh stasiun Cikini tersebut merupakan peningkatan dari lab sejenis yang pernah dibangun di Taman Ismail Marzuki (TIM) - Jakarta."Untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan manajemen, kami harus merelokasi lab di TIM tersebut ke tempat baru tak jauh dari stasiun Cikini," ujar Yuyun. Untuk relokasi lab tersebut, pihak dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak telah menyiapkan ruangan dan fasilitas yang memadai."Dalam pertengahan bulan ini, kami akan mengadakan training for trainer untuk lab di Cikini tersebut. Kemudian segera dilanjutkan dengan pilot project untuk pelatihan komputer bagi masyarakat sekitar Cikini," ujar Yuyun menjelaskan. Sedangkan sebagian PC yang lain akan dipergunakan untuk membangun lab serupa di tempat lain. "Bagi kami, kepercayaan dari para donator seperti XL ini, merupakan amanah bagi kami dan mudah-mudahan menjadi berkah bagi masyarakat luas," ujar Yuyun. "Kami juga mengundang pihak lain yang ingin menjadi donatur ataupun menjadi relawan dalam program dari-oleh-untuk masyarakat ini," ujarnya mengakhiri perbincangan. Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut terkait dengan lab komputer swadaya masyarakat tersebut dapat menghubungi Yuyun melalui e-mail yuyun[at]ictwatch.com atau melalui ponselnya di 0815-10104251.Keterangan foto :Yuyun Kusuma (paling kanan), didamping oleh Arda (tengah), salah satu relawan pengajar dari HMI (tengah) dan Ika (paling kiri), perwakilan dari Corporate Communication XL. Pada latar belakang adalah tumpukan dus berisi perangkat komputer sumbangan XL yang diserahkan kepada ICT Watch di Lab Komputer Swadaya Masyarakat di Cikini - Jakarta, Selasa (10/5/2005). Fotografer: tim detikinet.
(nks/)