Kamis, 25 Jan 2018 12:23 WIB

YouTube Kucurkan Rp 66 Miliar untuk Menyaring Konten

Josina - detikInet
Foto: Gettyimages - Andrew H. Walker Foto: Gettyimages - Andrew H. Walker
Jakarta - Semenjak kasus YouTuber rusuh Paul Logan dan konten video negatif seputar eksploitasi anak ramai, YouTube bekerja keras memperbaiki algoritmanya dan menampilkan lebih banyak konten positif.

Dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (25/1/2018), pada blog resminya YouTube mengumumkan akan menginvetasikan lebih banyak sumber daya untuk memmunculkan konten positif lebih banyak.

Upaya ini akan menjadi bagian dari program 'YouTube Creators for Change' yang telah diluncurkan 2016. Melalui program ini, diharapkan para kreator YouTube bisa membuat dan memperbanyak penyebaran konten video positif serta memerangi konten bersifat kebencian.

Tahun 2018, YouTube juga akan mengucurkan dana investasi senilai USD 5 juta (sekitar Rp 66 miliar) untuk program 'YouTube Creators for Change'.

"Kami akan melibatkan lebih banyak pembuat konten dalam program ini, mempersenjatai komunitas YouTube yang lebih luas dengan tools dan pendidikan baru tentang bagaimana menciptakan perubahan," kata YouTube.

YouTube juga berharap program semacam ini akan memberdayakan lebih banyak orang muda untuk menggunakan suaranya mendorong pesan sosial yang positif.

"Dalam beberapa bulan lagi, kami akan mengumumkan penerima produksi global yang kami sediakan melalui investasi baru ini," janji YouTube.

YouTube juga mengklaim, hadirnya program ini telah memberikan peningkatan siginifikan terhadap kepercayaaan yang positif. Hasil tersebut diketahui dengan melakukan survei terhadap sejumlah siswa sekolah di Jerman dan Inggris. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed