BERITA TERBARU
Kamis, 18 Jan 2018 11:16 WIB

80% Bitcoin di Seluruh Dunia Sudah Ludes Ditambang

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
FOKUS BERITA Fenomena Bitcoin
Jakarta - Tingginya minat investor pada Bitcoin membuat stok mata uang digital ini makin tergerus. Berdasarkan BitcoinBlockHalf, situs yang bertanggung jawab membagi perolehan Bitcoin penambangnya, sejauh ini sudah lebih dari 16,8 juta BTC yang sudah ditambang.

Ini berarti, sekitar 80% dari total Bitcoin telah beredar. Seperti diketahui, Satoshi Nakamoto si pencipta Bitcoin, memang membatasi hanya akan ada 21 juta Bitcoin di dunia.

Seperti tertuang dalam proposal pertama mengenai cryptocurrency, sosok yang masih belum diketahui identitasnya ini sengaja membatasi stok Bitcoin untuk menciptakan kelangkaan dan mengurangi inflasi.

Dikutip detikINET dari Inverse, Kamis (18/1/2018), selama sedekade ini, orang-orang di balik operasional Bitcoin berhasil mengamankan aturan tersebut.

Meski demikian, beberapa pihak berpendapat, ada sejumlah cara untuk memanipulasinya sehingga stoknya meningkat, salah satu caranya yakni dengan memanfaatkan serangan bernama 51% dan Sybil.

Spekulasi tersebut mengarahkan kepada teori yang menyebutkan, Satoshi telah menyelesaikan salah satu perhitungan komputer paling kompleks, yaitu Byzantine Generals Problem.

Persoalan ini merupakan sebuah celah di dalam sistem keamanan yang memungkinkan serangan masuk sehingga menyulitkan protokol komputer mengatasinya.

Pembatasan stok ini sekaligus membedakannya dengan sekitar 1.300 cryptocurrency lain yang bisa memiliki miliaran persediaan untuk diedarkan.

Sampai saat ini, dari setiap blok yang berhasil ditambang, penambang akan mendapatkan 12,5 BTC. Kemudian dari setiap 210 ribu blok, angka tersebut akan berkurang setengahnya, menjadi 6,25 BTC.

Pada awalnya, cryptocurrency ini memberlakukan kebijakan 50 BTC tiap blok, yang dibagi menjadi 25 BTC pada 28 November 2012.

Berdasarkan fakta bahwa sebanyak 1.800 Bitcoin dibuat setiap harinya, BitcoinBlockHalf memprediksi kebijakan serupa baru akan dilakukan kembali pada 6 Juni 2020.

Dengan sistem pembagian tersebut, dipercaya bahwa sisa 4,19 Juta Bitcoin belum akan habis hingga 2140. (rns/rns)
FOKUS BERITA Fenomena Bitcoin

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed