BERITA TERBARU
Rabu, 17 Jan 2018 11:37 WIB

Dihukum, YouTuber Rusuh Minta Kesempatan Kedua

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Matthew Momberger Foto: Matthew Momberger
Jakarta - Logan Paul yang dikenal berkelakuan rusuh, sepertinya mulai melunak. Dia meminta diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sebelum kembali ke dunia yang membesarkan namanya tersebut.

Seperti diketahui, Paul mendadak menggegerkan netizen setelah mengunggah video yang menunjukkan jasad korban gantung diri di hutan Aokigahara, Jepang. Tak hanya itu, d dalam vlognya, Paul juga memperlihatkan perilaku yang tidak menghormati budaya setempat dengan berlaku seenaknya saat melancong ke Jepang.

Aksinya tersebut sontak mengundang kritikan deras dari netizen, hingga YouTube akhirnya menjatuhkan hukuman pada Paul. Merespons hal ini, Paul mengaku bahwa dirinya banyak belajar dari berbagai kritikan yang ditujukan kepadanya.

Menurutnya, apa yang didapatnya sangat pantas, terutama sanksi yang diberikan oleh YouTube terhadap pembekuan serial video di akun miliknya, sekaligus penghapusan channelnya dari Google Preferred.



Meskipun begitu, dia sudah menyiapkan rencana untuk kembali berkiprah di dunia vlogging, demi para pengikut setianya yang masih tersisa di channel YouTube miliknya.

"Saya akan mengirim pesan ke YouTube, bahwa semua orang layak mendapat kesempatan kedua," ujarnya, seperti detikINET kutip dari TMZ, Rabu (17/01/2018).

Jika seandainya dirinya memang sudah tidak bisa diterima di dunia yang membesarkan namanya tersebut, Logan berencana akan fokus pada pengembangan Maverick, perusahaan produk pakaian yang didirikannya. (jsn/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed