Kamis, 11 Jan 2018 14:02 WIB

Orang Indonesia Atur Internet Dunia, Ikut Perangi Cyber Crime

agt - detikInet
Foto: detikINET/Rachmatunnisa Foto: detikINET/Rachmatunnisa
Jakarta - Henri Kasyfi baru saja ditunjuk sebagai bagian pengatur kebijakan organisasi internet dunia. Di sana, Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ini berupaya untuk membawa nama Indonesia lebih berperan aktif di kancah global.

Terhitung sejak 1 Januari 2018, Henri telah menjadi anggota The Number Resource Organization Number Council (NRO NC). Sebagai informasi, organisasi tersebut bertanggungjawab merumuskan kebijakan internet dunia.

"Kebijakan internet itu biasanya dari bawah, dari komunitas ke regional terus ke dunia. Indonesia bisa memberikan kebijakan. Sekarang dengan adanya orang Indonesia, itu artinya kita bisa kawal lebih baik agar bisa menjadi kebijakan dunia," ujar Henri ditemui di Hotel Lemo, Tangerang Selatan.

Henri lantas memberi contoh soal kebijakan yang dimaksud. Misalnya, terkait bidang cyber crime. Sehingga nanti untuk mengejar penjahat siber yang berpindah-pindah negara, maka penanganannya jadi lebih mudah.

"Karena kita sudah punya kebijakan global, maka kita itu lebih mudah. Kita usahakan berperan aktif. Cyber crime, kita banyak menghadapi itu, seperti penanganan cyber crime, cyber attack, dan lain sebagainya," sebutnya.

Selain itu, Indonesia yang dalam survei APJII pada 2016 menyebutkan pengguna internet ada 132,7 juta, bisa menjadi dijadikan contoh kepada negara lain yang berhubungan dengan internet.

"Dan penanganannya gimana. Hal-hal seperti policy regional, kalau bisa kita dorong ke policy global," tandasnya.

Diketahui, NRO Number Council merupakan lembaga koordinasi yang memayungi lima Regional Internet Registries (RIR) di dunia, yakni AFRINIC untuk kawasan Afrika, ARIN (Amerika Utara), LACNIC (Amerika Selatan), RIPE NCC (Eropa), dan APNIC (Asia Pasifik). Indonesia yang diwakili oleh APJII menjadi satu dari 6 NIR di bawah naungan APNIC.

Dewan ini beranggotakan 15 orang dari kelima RIR yang bertanggungjawab membantu merumuskan kebijakan internet dunia. NRO Number Council juga akan berkoordinasi dan memberikan masukan kepada The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) melalui The Address Supporting Organization (ASO).

Menduduki jabatan strategis di NRO Number Council adalah sebuah kesempatan langka. Setiap RIR mendapatkan jatah tiga orang untuk menduduki posisi ini. Adapun di APNIC, dua orang di antaranya dipilih secara demokratis oleh komunitas internet se-Asia Pasifik dengan durasi jabatan dua tahun.

Sementara itu, Dewan Eksekutif APNIC juga berhak mengusulkan satu nama untuk menjadi bagian dari NRO Number Council dengan masa bakti satu tahun. Henri mendapatkan kepercayaan penting tersebut, setelah ditunjuk langsung oleh Dewan Eksekutif APNIC. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed