Senin, 08 Jan 2018 13:11 WIB

Belum Seminggu Dipakai, Jalan Panel Surya China Digondol Maling

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Xinhua Foto: Xinhua
Jakarta - China baru saja mengembangkan jalan tol yang dilapisi dengan panel surya di Jinan, Provisi Shandong. Pemasangan panel ini dapat menghasilkan listrik ramah lingkungan.

Sayangnya, belum ada satu minggu sejak diresmikan (28/12), panel surya tersebut sudah digondol maling. Informasi ini diketahui dari petugas yang menemukan potongan panel di jalan pada Selasa (2/1).

Dilansir dari Tech Crunch, Senin (8/1/2018) yang mengutip surat kabar lokal melaporkan, petugas tersebut menemukan potongan panel hilang. Dugaan bahwa panel itu dicuri karena dilihat dari rapinya pemotongan panel.

Namun itu baru dugaan awal, mengingat panel surya yang digunakan oleh China untuk jadi 'aspal jalanan' ini harganya cukup terjangkau. Ada yang menyebutkan, masalah ini merupakan aksi sabotase oknum. Tapi, isu lainnya mengatakan kemungkinan maling ini tertarik dengan teknologi panel surya.

Untuk diketahui, jalan tol berlapis panel surya ini dikembangkan oleh Qilu Transportation Development Group. Luasnya mencapai 5.875 meter persegi, mencakupi dua jalur dan satu jalur darat yang dibuka untuk lalu lintas. Tol ini memiliki tiga lapisan, mulai dari panel surya, isolasi, dan beton transparan.

Jalanan tol panel surya di China ini dapat menghasilkan satu juta kilowatt/jam listrik ramah lingkungan setiap tahun yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sekitar 800 rumah tangga. Listrik yang dihasilkan dialirkan untuk lampu jalan, sistem pencairan salju, kamera pengintai, papan reklame, dan fasilitas gerbang tol. Biaya pembangunan jalan sekitar 3.000 yuan per meter persegi.

Perancang proyek ini, Zhang Hongchao mengatakan, jalan tersebut dapat menahan tekanan 10 kali lebih banyak daripada jalan aspal biasa. (agt/rns)