Minggu, 17 Des 2017 13:00 WIB

d'Youthizen Vivo

'Gak Perlu Alasan untuk Peduli dan Berbagi'

Rachmatunnisa - detikInet
Melani Subono saat berbicara di acara dYouthizen Vivo di Surabaya. Foto: Rachmatunnisa/detikINET Melani Subono saat berbicara di acara d'Youthizen Vivo di Surabaya. Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Surabaya - Ratusan anak muda yang hadir di acara d'Youthizen bertepuk riuh tanda mengamini perkataan aktivis sosial Melanie Subono, bahwa seseorang tak perlu alasan untuk peduli dan berbagi.

"Kalau ditanya, kenapa gue peduli? Itu sering ditanyakan dan sampai sekarang gue susah menjawabnya. Gue akan bertanya balik, kenapa harus ada alasan untuk menolong orang? Gak perlu alasan untuk peduli dan berbagi. Lakukan aja," kata Melanie saat berbicara di panggung d'Youthizen Surabaya.

Di balik citra Melanie yang gahar senada dengan musik rock yang diusungnya, sosoknya memang dikenal punya rasa kepedulian yang besar terhadap sesama.

Tak terhitung serangkaian aktivitas sosial yang dilakukannya. Mulai dari membela hak buruh, memperjuangkan upaya perlindungan anak, sampai perlindungan terhadap hewan.

Upaya tersebut ia wujudkan dengan membentuk sebuah gerakan bernama Rumah Harapan. Gerakan tersebut ia bangun sebagai jembatan bagi siapa saja untuk belajar dan merajut impian mereka.

Melanie memberi contoh, pernah ada seorang ibu yang tidak bisa pulang dari rumah sakit setelah melahirkan anaknya, karena masih punya hutang sebesar Rp 130 ribu.

"Buat orang jumlah itu mungkin kecil, tapi besar artinya buat yang lain. Apa yang dilakukan, kemudian ngumpulin duit dari ngamen untuk bantu ibu itu," kisah Melanie.

'Gak Perlu Alasan untuk Peduli dan Berbagi'Foto: Rachmatunnisa/detikINET

Dikatakannya, apa yang dilakukan teman-teman di gerakan Rumah Harapan, meski kecil, namun patut diapresiasi karena berwujud nyata memberikan manfaat bagi orang lain.

"Kalian yang bantuin, meski kecil, lebih baik ketimbang yang nunda-nunda. Gak harus jadi kaya dulu buat bantu orang, ga usah yang gede-gede. Apa yang lo punya, yang lo bisa bantu dan bermanfaat buat orang lain, kerjain sekarang. Karena lo gak tahu apa besok lo masih diberi kesempatan Tuhan untuk ngerjain itu apa nggak," tegas Melanie.

Bagi Melanie, hanya ada dua jenis orang yang dia kenal di dunia ini, terkait dengan gerakan untuk melakukan sebuah perubahan.

"Cuma ada dua orang di dunia ini. Yang ngelakuin dan yang nggak. Jadi gak ada kata tidak mungkin. Tapi lo-nya mau ngelakuin apa nggak," tutupnya. (rns/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed