Senin, 20 Nov 2017 09:21 WIB

Salip Google, Baidu Siap Produksi Mobil Otonom

Rachmatunnisa - detikInet
Mobil otonom Baidu dalam pengujian. Foto: Istimewa Mobil otonom Baidu dalam pengujian. Foto: Istimewa
Jakarta - Google-nya China, Baidu dijadwalkan mulai memproduksi kendaraan otomatis dalam skala kecil mulai tahun 2018.

Rencananya, mini bus otomatis pertama buatan raksasa internet China ini akan melaju di jalanan pada Juli 2018, sementara produksi massal mobil tanpa sopir akan dimulai pada 2020.

Rencana ini diungkap CEO Baidu Robin Li saat berbicara di Baidu World Conference di Beijing, China minggu lalu. Li bahkan berambisi meluncurkan mobil otomatis sebelum 2020, karena menurutnya, Baidu adalah inovator dan berharap bisa merilisnya lebih cepat dari jadwal.

Dikutip dari The Verge, Senin (20/11/2017),rencana Baidu ini bakal diwujudkan dengan menggandeng brand mobil otomatis China JAC Motors dan BAIC Motor di 2019, dan Chery Automobile di 2020.

Ambisi Baidu di ranah kendaraan otomatis memang tidak setengah-setengah. September lalu, Baidu mengucurkan dana segar USD 1,5 miliar untuk investasi proyek mobil tanpa sopir yang diluncurkannya pada 2013. Proyek ini dinamai Apollo, sesuai dengan nama platform yang digunakan untuk mobil otomatis tersebut.

"Apollo sejauh ini sudah memikat lebih dari 6 ribu developer. Sebanyak 1.700 mitra telah bergabung dalam proyek Apollo dan lebih dari 100 mitra sudah mengajukan membuka data untuk Apollo," klaim Li.

Li juga mendemonstrasikan cara kerja bus otomatis di konferensi tersebut. Berdasarkan teknologi pengenalan gambar Baidu, sistem tersebut bisa mendeteksi sopir jika ia mengantuk saat menyetir.

Ketika sistem mendeteksi sopir mengantuk atau kelelahan, kendaraan otomatis ini akan berinisiatif membawa sopir ke tempat istirahat terdekat. Untuk mengetahui kecanggihan lainnya, tentu kita masih harus bersabar menunggu saat kendaraan ini benar-benar mengaspal nantinya.

Sementara Google, yang juga sedang menggarap pengembangan mobil otonom masih belum memastikan kapan karyanya tersebut bakal diproduksi massal.

(rns/yud)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed