Rabu, 08 Nov 2017 17:03 WIB

Mengejutkan! Cara Orang Terkaya di Dunia Mendidik Anak

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Jeff Bezos dan MacKenzie. Foto: istimewa Jeff Bezos dan MacKenzie. Foto: istimewa
Jakarta - Ketika kebanyakan orang tua 'mengekang' anaknya, tidak halnya dengan pasangan terkaya di dunia yang berbuat sebaliknya. Malah cara mereka mendidik buah hatinya terbilang mengejutkan.

CEO Amazon, Jeff Bezos, mengaku bahwa istrinya, MacKenzie Bezos, sempat mengatakan lebih memilih anaknya hanya memiliki sembilan jari dibanding ia tidak mengetahui apa-apa.

Hal tersebut merujuk pada metode mereka dalam mengasuh anak, yaitu memperbolehkan keempat anaknya untuk menggunakan pisau sejak umur 4 tahun, dan alat-alat listrik beberapa saat setelahnya.

Meski kelihatannya berbahaya, namun penelitian menemukan bahwa bermain dengan hal-hal yang berbahaya ternyata memberikan keutungan tersendiri bagi anak. Seperti mengembangkan kesehatan secara fisik, keterampilan sosial, serta membantu mereka dalam mengukur resiko dari suatu hal.

"Yang terpenting adalah tidak harus orang tua atau ahli yang memutuskan bagaimana permainan yang beresiko untuk seorang anak. Namun, anak tersebut harus diberikan ruang untuk memahami batas resiko yang sesuai dengan umur mereka," ujar Mariana Brussoni, ahli pediatri dari University of British Columbia.

Metode yang dilakukan pasangan Bezos, menurut Mariana Brussoni, sejalan dengan pemikirannya. "Saya takut para orang tua terlalu memberikan keamanan yang berlebih bagi anaknya," ia menambahkan.

Selain itu, menurut Julie Lythcott-Haims, penulis buku 'How to Raise an Adult', mengaku bahwa ia sudah didatangi anak-anak, yang jumlahnya sudah tidak terhitung, untuk mendengar cerita dan keluhan mereka.

Berdasarkan pengalamannya tersebut, ia menemukan sebuah teori bahwa anak dengan orang tua yang terlalu protektif cenderung mengalami masalah terkait kesehatan mental dengan tingkatan yang tidak main-main.

"Keuntungan dari sedikit mengendurkan peraturan bagi anak adalah ketika ia mengalami cedera yang tidak dapat dihindari, maka ia akan belajar tentang peluang," ujar Jeff Bezos, seperti detikINET kutip Bussiness Insider, Rabu (8/11/2017).

Hal tersebut senada dengan apa yang disebut oleh Julie Lythcott-Haims sebagai self-efficacy, yaitu kemampuan untuk mengkoreksi diri sendiri dan memiliki pemahaman yang lebih baik di waktu yang akan datang. (fyk/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed