Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
AS Ketagihan Bikin Turnamen Tarung Robot Mirip Real Steel

AS Ketagihan Bikin Turnamen Tarung Robot Mirip Real Steel


Muhamad Imron Rosyadi - detikInet

Foto: istimewa
Jakarta - Setelah menghelat pertempuran robot melawan Jepang, Amerika Serikat (AS) berniat menggelar kompetisi robot tempur dengan negara-negara lain.

Meskipun banyak kritik yang datang, MegaBots, perusahaan robot asal AS, akan tetap menjalankan rencana membuat liga robot tempur secara utuh, layaknya World Robot Boxing (WRB) dalam film Real Steel.

"Kini, kami ingin melakukan standardisasi terhadap desain robot dan membuat cetak biru terhadap kokpit yang lebih aman. Nantinya, perbaikan robot akan lebih cepat sekaligus meningkatkan kecepatan robot dalam menyerang, " kata Gui Cavalcanti, Co-Founder dari MegaBots.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami pun telah melakukan pertemuan dengan lebih dari 20 tim di seluruh dunia yang ingin menantang kami. Dalam tahap selanjutnya kami akan membantu mereka terkait dengan masalah teknis yang menghadang sehingga tidak butuh waktu lama untuk membuat sebuah robot tempur," ujarnya menambahkan.

Gui Cavalcanti juga membandingkan idenya dengan pertunjukkan truk monster yang menjadi tontonan banyak orang.

"Kami butuh robot dengan kecepatan hingga 40 km/jam yang menjangkau seluruh arena. Mereka pun harus meninju lawannya dengan cepat pula. Kami pun tengah mengoptimalkan kecepatan dari robot kami," ia menambahkan.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana mengumpulkan fans, dan uang tentunya, untuk mendukung realisasi kedepannya.

Hal tersebut didasari oleh banyaknya komentar negatif dari netizen terhadap duel robot antara MegaBots dari AS dengan Suidobashi asal Jepang.

"Tujuan kami adalah untuk menciptakan dunia yang penggemar kami ingin tonton. Kami ingin menciptakan olahraga yang menyenangkan untuk ditonton dan memenuhi hasrat penggemarnya," pungkasnya.

Cavalcanti sendiri berencana menggelar turnamen yang diikuti oleh beberapa tim tersebut pada 2018, seperti dikutip detikINET dari The Verge pada Rabu (25/10/2017).

Namun, estimasi ini cukup riskan mengingat MegaBots sendiri butuh waktu dua tahun dalam melaksanakan pertempuran melawan Suidobashi. (rns/rou)
TAGS






Hide Ads