Senin, 16 Okt 2017 18:52 WIB

Strategi JNE Percepat Kirim Barang e-Commerce

Adi Fida Rahman - detikInet
Ilustrasi. Foto: Gettyimages Ilustrasi. Foto: Gettyimages
Jakarta - Bisnis online terus mengalami pertumbuhan signifikan. Menghadapi itu, JNE sebagai penyedia layanan ekspedisi juga melakukan langkah antisipasi.

Menurut Presiden Direktur JNE M Feriadi, dengan terus tumbuhnya bisnis online akan berdampak pada layanan ekspedisi. Karena barang yang dijual di online masih berbentuk fisik yang tetap harus dikirim.

"Sekarang JNE banyak mengirim barang-barang dari e-commerce," ungkap Feriadi saat ditemui usai acara pengumuman kerjasama Tokopedia dengan JNE di Jakarta, Senin (16/10/2017).

Namun Feriadi menyadari untuk mendukung pertumbuhan e-commerce diperlukan pengiriman barang yang cepat. Karena itu pihaknya pun tengah berupaya terus mempercepat mengiriman barang dari penjual ke pembeli.

Dalam waktu dekat JNE akan membangun fasilitas gudang baru. Tidak saja kapasitasnya lebih besar, mereka akan menerapkan otomatisasi pada penerimaan dan pengiriman barang.

"Jumlah pengiriman terus meningkat. Sekarang saja JNE mengirim 800 ribu barang tiap harinya. Jika ini dilakukan manual akan sulit. Jadi kami bikin fasilitas yang serba otomatis di Cengkareng," ungkap Feriadi.

Sayang Feriadi tidak mengungkap detail fasilitas baru JNE itu. Baik itu proses pembangunananya hingga berapa investasi yang dikucurkan pihaknya.

"Maaf saya belum bisa disclose soal itu," ujar Feriadi. (afr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed