BERITA TERBARU
Kamis, 12 Okt 2017 15:10 WIB

Go-Jek: Dilarang di Bandung, Disayang di Banyuwangi

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Mustiana Lestari/detikcom Foto: Mustiana Lestari/detikcom
Jakarta - Lain ladang lain belalang, lain kota lain kebijakan. Ketika Go-Jek dilarang beroperasi di Bandung, transportasi daring ini justru jadi andalan Pemkab Banyuwangi.

Go-Jek baru saja menandatangani nota kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk kerja sama dalam pelayanan publik.

Dalam tahap awal kerja sama, Go-Jek akan membantu pengantaran obat kepada warga kelas menengah bawah yang membutuhkan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis pemerintahannya untuk meningkatkan pelayanan publik lewat teknologi. Sehingga bisa makin menyejahterakan masyarakat.

"Kerja sama dengan Go-Jek ini kami harapkan bisa mempercepat proses pelayaan publik di Banyuwangi," ujar Anas dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (12/10/2017).

Anas menjelaskan kerjasama pengantaran obat lewat layanan Go-Send akan menjadi program uji coba untuk bisa menyentuh layanan lainnya. Sebelumnya Kabupaten Banyuwangi sudah punya program Gancang Aron dalam pengantaran obat.

Pemkab Banyuwangi Gandeng Go-Jek Antar Obat ke Warga Foto: Go-Jek


"Dengan penambahan armada dari Go-Jek, maka pengiriman obat kami harapkan akan lebih cepat," harap Anas.

"Nanti, kami juga merencanakan agar kerja sama dengan Go-Jek bisa membantu pengembangan pelayanan publik lainnya seperti UMKM dan Pariwisata. Dengan demikian, kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat teknologi secara langsung. Kami akan terus membuka potensi-potensi kerja sama yang lain," tambahnya.

Sementara itu, Senior Vice President Public Policy and Government Relations Go-Jek Dimas Malikulkusno Utomo mengatakan dengan adanya kerja sama pengantaran obat ini, pasien rawat jalan tidak perlu lagi menunggu di apotek. Mereka dapat pulang ke rumah setelah menyetorkan resep, kemudian obat akan diantarkan oleh mitra pengemudi kami.

"Kami pun akan memberikan pembekalan pelatihan cara pengantaran obat yang tepat. Mereka akan mengandeng para pakar dari dari Dinas Kesehatan Banyuwangi dan RSUD Banyuwangi," ungkap Dimas. (afr/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed