Survei yang dilakukan media ekonomi terkemuka CNBC itu menemukan bahwa 64% warga Negeri Paman Sam memiliki sebuah produk Apple, naik dari jumlah 50% pada 5 tahun lampau. Sedangkan rata-rata rumah tangga memiliki 2,6 produk Apple.
"Saya kira tidak ada produk lain, terutama produk dengan harga tinggi, yang memiliki daya serap seperti itu," kata Jay Campbell dari Hart Research yang menyelenggarakan survei tersebut, seperti dikutip detikINET dari CNBC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun kepemilikan produk Apple merata, ada perbedaan besar soal jumlah produk yang dimiliki. Misalnya kalangan makmur memiliki rata-rata 4,7 produk Apple sedangkan yang termiskin hanya 1 unit.
Dalam survei ini, 64% responden menyatakan menggunakan smartphone utamanya untuk kegiatan yang produktif dan berguna. Sedangkan sisanya mengatakan ponsel digunakan untuk aktivitas yang mayoritas kurang produktif.
Kebanyakan dari mereka mengaku menggunakan ponsel untuk menelepon, email dan SMS. Selanjutnya untuk mengakses media sosial. Masih cukup sedikit yang menggunakan ponsel buat nonton video, main game atau belanja. (fyk/rns)