BERITA TERBARU
Senin, 09 Okt 2017 18:09 WIB

Kisah Steve Jobs Mengaku Mandul Tak Akui Putrinya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Lisa kecil dan Jobs. Foto: istimewa Lisa kecil dan Jobs. Foto: istimewa
Jakarta - Steve Jobs selain genius juga dikenal bandel. Salah satu yang kadang diceritakan soal sosok yang membawa Apple pada kejayaan ini adalah, dia pernah tak mengakui anak kandungnya.

Ketika Lisa Brennan lahir pada 17 Mei 1978, seharusnya dia bangga telah menjadi salah satu darah daging dari seorang yang disebut visioner dan pendiri perusahaan terkemuka, Steve Jobs. Sayangnya, Lisa kecil tumbuh tanpa pelukan hangat sang ayah.

Ketika Lisa lahir, Jobs masih terbilang sangat muda, 23 tahun. Gejolak jiwa mudanya yang masih kental mengalir, membuat dia mudah emosi dan gampang meledak. Sampai dia berpikir meninggalkan Chriss-Ann Brennan, pacar sekaligus ibu dari Lisa.

Ya, saat itu Jobs muda mengelak untuk bertanggung jawab terhadap anak yang dikandung oleh Brennan. Menurutnya, 23% dari pria di Amerika Serikat (AS) bisa saja ayah dari yang di kandungnya, walaupun selama ini hanya Jobs yang tinggal serumah dengan Brennan.
Kisah Steve Jobs Mengaku Mandul dan Tak Akui PutrinyaLisa dewasa. Foto: istimewa

Brennan pun akhirnya mengalah. Dia bersama putrinya, harus mengungsi ke rumah yang buruk kondisinya di wilayah Menlo Park. Sambil tetap terus menuntut pengakuan bagi Lisa sebagai anak Steve Jobs.

"Dia mulai mengatakan pada orang-orang bahwa aku suka tidur di mana mana dan dia mandul, yang berarti bahwa bisa jadi Lisa bukan anaknya. Orang-orang percaya sepertinya, karena ingin menganggap dia pahlawan. Apple sukses dan dia memang brilian. Tak ada yang peduli seorang ibu tunggal," kata Brennan.

Status Lisa akhirnya harus diputuskan melalui uji DNA. Dan hasilnya, memang benar dia adalah anak kandung Steve Jobs, sang pendiri Apple.

Jobs boleh saja bersumpah bahwa saat itu ia mandul dan tidak mungkin menghamili Brennan, tapi pengadilan tetap memutukan bahwa Lisa adalah anaknya. Mulai dari situlah, Lisa menambahkan nama Jobs di bagian namanya.

Lisa pun mulai mendapatkan pengakuan. Salah satu komputer Apple dinamai dari nama anak pertama Jobs itu -- walaupun dibantah oleh pihak Apple, yang menyebutnya sebagai akronim dari Local Integrated System Architecture.

Pada tahun 1986 atau ketika Lisa berumur 8 tahun, Lisa bertemu untuk pertama kalinya dengan Jobs. Pertemuan antara anak dan Ayah ini awalnya berlangsung canggung.

Tapi pada tahun-tahun selanjutnya, Lisa pun menjadi bagian dari keluarga Jobs. Saat remaja dia tinggal di rumah mewah Jobs. Dan Jobs pun menjadi sayang padanya.

Kendati menyandang nama besar bapaknya. Lisa memilih untuk tidak memanfaatkanya, bahkan dia memilih jalur lain yakni sebagai jurnalis dan penulis. Dia pun berotak cerdas dan lulus dari Universitas Harvard yang bergengsi.

Di akhir hayatnya, Jobs mengatakan kepada Brennan ucapan terima kasih dan mengenang cinta yang telah mereka bagi di masa lalu. Termasuk rasa syukur atas kehadiran sang buah hati pertamanya yang sempat ditolak, Lisa Brennan-Jobs. (fyk/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed