Rabu, 04 Okt 2017 19:17 WIB

Penembakan Las Vegas Picu Hari Terkelam di Twitter

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Twitter. Foto: GettyImages Twitter. Foto: GettyImages
Jakarta - Penembakan masal yang merenggut 59 korban jiwa dan 500 orang luka-luka di Las Vegas, Amerika Serikat, awal pekan ini memberikan Twitter suasana paling menyedihkan sepanjang platform tersebut berdiri.

Hedonometer, alat untuk mengukur tingkat kebahagiaan dari jutaan pengguna Twitter berdasarkan kicauannya, menunjukkan angka 5,77 ketika berita terkait insiden tersebut beredar. Sebelumnya, rekor terendah yang dicatat oleh Hedonometer adalah 5,84 ketika 49 orang tewas ditembak dalam sebuah klub malam di Orlando, Amerika Serikat, tahun lalu.

Lalu peringkat ketiga ditempati oleh kepastian Donald Trump menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat mengalahkan Hillary Clinton pada 9 November tahun lalu. Tingkat kesenangan yang dicatat Hedonometer hanya 5,87. Sedang rekor tertinggi tercatat di hari Natal 2008, yang mencapai nilai 6,36.

Hedonometer, yang telah digunakan sejak 2008, diciptakan oleh Peter Dodds dan Chris Danforth, ahli matematika dan komputer dari University of Vermont. Alat ini mengukur mood netizen melalui sebuah sistem yang menilai setiap kata dalam skala 1 sampai 9 berdasarkan emosi mereka.

Sebagai contoh, kalimat "Saya merasa sangat amat sedih" mendapat nilai 1. Sedangkan kalimat "Saya merasa sangat amat senang" mendapat nilai 9, seperti dikutip detikINET dari CNET.

Setiap hari, sekitar 10 juta tweet dari penjuru dunia dikumpulkan untuk dianalisis kata-kata yang mengandung bentuk emosi, seperti senang, sedih, dan netral. "Wartawan, akademisi, polisi, siapapun, dapat mengunjungi website tersebut dan melihat respon masyarakat dunia terhadap kejadian besar," ujar Chris Danforth. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed