Jadi 15 November nanti, Wilix akan berulang tahun ke-30 tahun. Untuk merayakannya, pria kelahiran Medan ini mengajak rekan dan masyarakat Indonesia untuk berdonasi bersamanya.
Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk memberangkatkan kaum dhuafa yang menjadi korban First Travel bernama Pak Te'in dan Bu Sunaryah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ibu Sunaryah, 62 tahun, adalah penjual kerupuk asal Cirebon yang menabung 100-200 ribu setiap bulan sejak tiga tahun yang lalu. Tetapi juga harus gagal berangkat karena dicurangi First Travel.
Di usia senja, impian terbesar mereka sebagai Muslim adalah pergi ke tanah suci. Sekali saja, bersujud tepat di depan Ka'bah. Beberapa langkah saja, hingga bisa memeluk dan mengecup dindingnya.
Wilix menargetkan dapat mengumpulkan Rp 50 juta dalam 13 hari. Ia menjadi pendonasi pertama dalam kampanye ini. Pantauan detikINET Rabu sore (4/10/2017), donasi yang sudah mencapai Rp 39,7 juta. Bila kamu juga ingin ikut berpartisipasi bisa mengirimkan donasi melalui laman kitabisa.com/ultahwilix.
"Saya percaya bahwa kebaikan adalah kebaikan, yang melewati batasan suku, agama, dan geografis," ujar Wilix dalam keterangan resmi yang diterima detikINET. (afr/fyk)