Selasa, 26 Sep 2017 17:07 WIB

Laporan dari Busan

China Tegas Blokir WhatsApp, Indonesia Berani?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Menkominfo Rudiantara dan CEO Alibaba Jack Ma Menkominfo Rudiantara dan CEO Alibaba Jack Ma
Busan - Pemerintah China tanpa ampun menutup seluruh akses komunikasi WhatsApp demi kedaulatan digital di negaranya. Bagaimana dengan Indonesia?

Kabar tentang diblokirnya layanan messaging milik Facebook itu pun telah sampai ke telinga Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang tengah menghadiri ITU Telecom World 2017 di Busan, Korea Selatan.

"Begini, reaksi tiap negara berbeda-beda caranya. China dari awal tidak boleh masuk tapi kembangkan di dalam negeri," ucap Rudiantara di sela-sela kegiatannya itu di Busan, Selasa (26/9/2017).

Persoalannya, kata dia, berbeda dengan yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, Indonesia terbilang terlambat dalam mengembangkan layanan Over The Top (OTT) seperti WhatsApp, Google, ataupun Facebook.

"Indonesia terlambat dalam artian sudah terbuka kita, makanya optimalisasi dari sekarang, (OTT global) sudah keburu masuk. Kalau kita usir, nggak bener itu, kita bicara baik-baik, diubah model bisnisnya," tuturnya.

Meski terbilang terlambat, sebagai Menkominfo, ia tetap mendorong agar OTT lokal untuk tumbuh. Sebab, Indonesia merupakan negara yang punya potensi besar mengenai ekonomi digital.

"Saya ke teman-teman, kalau nanya ke saya pakai WhatsApp, nggak saya balas. Pakai OTT nasional dong, boleh dong, kan sekalian promosi, tugas saya kan begitu, bos," ungkapnya.

WhatsApp sendiri akhirnya diblokir sepenuhnya di China. Setelah tak bisa berkirim foto dan video, kini layanan messaging milik Facebook itu pun tak lagi bisa berkirim pesan teks.

Seperti detikINET lansir dari CNBC, pemblokiran terhadap WhatsApp ini dilakukan setelah pemerintah China meningkatkan sistem firewall mereka untuk menerapkan kebijakan sensor dan proteksi yang ketat.

Dengan demikian, Facebook pun benar-benar dibuat mati kutu. Pasalnya, WhatsApp adalah layanan terakhir milik mereka yang mampu menembus tembok China setelah Facebook diblokir sejak 2009 lalu. Instagram pun demikian.

Pemblokiran ini merupakan salah satu upaya China untuk memperketat pengawasan terhadap aplikasi yang beredar di negaranya. WhatsApp menggunakan end-to-end encryption yang membuat pemerintah China tak bisa melihat isi pesan yang dikirimkan antarpengguna. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed