Senin, 11 Sep 2017 12:52 WIB

Perjuangan Jadi YouTuber Ternama: Berburu WiFi Gratisan

Josina - detikInet
Foto: detikINET/Irna Prihandini Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Delapan tahun berkecimpung di YouTube, sudah ribuan video diciptakan oleh Edho Zell. Subscriber pun terus bertambah, sekarang sudah tembus sejuta. Tentu semuanya butuh perjuangan.

Misalnya ada kisah lucu di mana pada masa-masa awal, Edho rajin mencari WiFi gratisan. Hal itu demi konsistensi upload video di YouTube. Waktu itu, dia belum ada modal.

"Delapan tahun yang lalu teknologi belum bagus, internet juga masih kurang dan saya dulu masih nge-kost belum pasang internet. Jadi mau upload mesti cari wifi gratisan dan beli 1 minum doang padahal uploadnya berjam-jam," ujar Edho sambil tertawa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Edho awalnya berhasrat ingin tampil di televisi. Tapi saat ini ambisi tersebut saat ini sudah hilang.

Berbeda dengan beberapa YouTuber lainnya, Edho mengaku menolak tawaran bermain film dan iklan. Pasalnya, ia sudah berkomitmen untuk fokus dengan konten-kontennya di YouTube.
Perjuangan Jadi YouTuber Ternama: Berburu WiFi GratisanFoto: dok. pribadi Edho Zell

Edho berkisah, ia dikenal orang bukan karena ada video miliknya booming. Untuk mencapai keberhasilan, ia melakukan benar-benar dari nol sampai akhirnya dikenal banyak orang.

Saat masih belum populer, ia berusaha apa saja agar channel-nya bisa terkenal. Dari memperkenalkan videonya kepada keluarga, teman dekat lalu ke media sosial seperti Facebook, Twitter bahkan forum kaskus.

"Semua video saya, tidak ada yang booming lalu bikin saya terkenal. Beda halnya dengan video Shinta Jojo dengan keong racunnya terkenal tapi langsung hilang. Setiap masing-masing video yang saya buat punya kelebihan dan kekurangannya," ujar Edho.

Menurutnya, video dengan jumlah penonton yang banyak hingga jutaan orang belum tentu menambah jumlah subscriber. Ia menuturkan, menambah subscriber perlu beragam strategi, misalnya dengan banyak berinteraksi.

Awalnya, respons pengguna YouTube terhadap video Edho datar-datar saja. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, video-video Edho mendapat perhatian. YouTube pun menawari Edho untuk ikut pelatihan agar kualitas rekamannya meningkat.

YouTube menjadi sumber rezeki yang menghidupi Edho dan keluarganya. Dalam obrolan beberapa waktu lalu, ia menyatakan bahwa berkat YouTube bisa mempunyai mobil, apartemen dan mampu menggaji pegawainya.

"Puji Tuhan, kita diberkati dengan 300-800 ribu viewers per hari. Pendapatan per bulan kita lebih dari cukup, ha-ha-ha…," kata Edho, yang tidak mau menyebut angka. (jsn/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed