Rabu, 09 Agu 2017 12:05 WIB

Mantan Eksekutif Facebook Sembunyi di Hutan, Alasannya Mengejutkan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Martinez. Foto: Facebook Martinez. Foto: Facebook
Jakarta - Namanya Antonio Garcia Martinez, mantan Product Manager Facebook yang mengundurkan diri. Setelah keluar dari jejaring sosial terbesar dunia itu, dia juga memilih bersembunyi di hutan terpencil. Apa alasannya?

Martinez rupanya paranoid bahwa masyarakat di masa depan akan kolaps dan kacau balau. Itu karena pesatnya perkembangan teknologi. Martinez yakin robot di masa depan akan mengambil alih sebagian besar pekerjaan manusia.

"Dalam 30 tahun, separuh manusia tidak akan memiliki pekerjaan. Masa itu bisa menjadi kacau, bisa ada revolusi," kata dia yang dikutip detikINET dari Sunday Express.

Tak menutup kemungkinan akan ada konflik bersenjata besar-besaran. "Kalian tak menyadarinya, tapi kita sedang dalam perlombaan antara teknologi dan politik, dan teknologi menang. Teknologi berada jauh di depan," papar dia.

"Mereka akan menghancurkan pekerjaan dan mengganggu ekonomi bahkan sebelum kita bisa beraksi sehingga kita harus benar-benar waspada soal itu," tambah Martinez.

Opini Martinez itu agaknya cukup pantas didengar karena dia sudah cukup berpengalaman di jagat teknologi. Sebelum bekerja di Facebook, dia adalah penasihat di Twitter. "Aku melihat akan seperti apa dunia ini dalam 5 sampai 10 tahun ke depan," ujar Martinez.

Maka Martinez pun memilih menyepi di hutan wilayah Seattle dan meninggalkan hingar bingar teknologi. Ia tinggal di sana dan membekali diri dengan senjata api, mengantisipasi segala kemungkinan di masa depan.

Ketakutan terhadap perkembangan robotika dan kecerdasan buatan memang sudah disuarakan beberapa sosok pintar, di antaranya Elon Musk sampai Stephen Hawking. Tapi ada pula yang membelanya seperti Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook. (fyk/rns)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed