Rabu, 09 Agu 2017 10:25 WIB

Pasukan Elit SAS Jajal Helm Canggih Anti Peluru Mirip Star Wars

Agus Tri Haryanto - detikInet
SAS uji coba helm canggih. Foto: Mirror SAS uji coba helm canggih. Foto: Mirror
Jakarta - Special Air Service (SAS), pasukan elit asal Inggris, ingin tampil beda soal pelindung kepala. Tak sekedar untuk melindungi ketika bertugas tapi juga terlihat 'mengerikan' serupa pasukan di film Star Wars.

SAS mengembangkan helm anti peluru yang bergaya mirip Bounty Hunter, pasukan yang ada di Star Wars. Bahkan nama dari helm SAS untuk serdadunya itu persis dengan tokoh Bounty Hunter, yaitu Boba Fatt helmet.

Meski disebut mirip Bounty Hunter, pada kenyataannya Boba Fatt helmet tampil lebih 'garang' daripada Bounty Hunter.

Sebagaimana dilansir dari Mirror, Rabu (9/6/2017), Boba Fatt ini dilengkapi sejumlah fitur canggih. Kepala pasukan SAS yang memakainya dapat terlindung dari tembakan peluru, ledakan, hingga api.
Pasukan Elit SAS Uji Coba Helm Canggih Tahan PeluruFoto: Mirror

Bahkan disebutkan bahwa Boba Fatt helmet ini dapat melindungi kepala pengguna dari tembakan peluru senjata sekelas Magnum 44 hingga AK47. Hal itu memungkinkan karena helm ini terbuat dari bahan anti peluru Devtac Ronin Kevlar Level III A.

Selain anti tembakan, pelindung kepala ini juga dilengkapi fitur GPS hingga pencarian panas. Saat ini pasukan SAS tengah mengujicoba perangkat tersebut sebelum benar-benar digunakan dalam kondisi perang.

"Selama bertahun-tahun industri pertahanan telah mencoba menemukan cara melindungi kepala dan ini adalah perkembangan selanjutnya. Helm yang digunakan pasukan khusus ini jauh lebih serbaguna, tak cuma menghentikan peluru. Dilengkapi teknologi komunikasi terbaru dan membantu tentara melihat musuh dalam situasi apapun," sebut sumber militer Inggris. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed