Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Review Samsung Galaxy A57 5G: Nyaman Dipakai Harian, Worth It?

Review Samsung Galaxy A57 5G: Nyaman Dipakai Harian, Worth It?


Adi Fida Rahman - detikInet

Galaxy A57
Review Samsung Galaxy A57 5G: Nyaman Dipakai Harian, Worth It? Foto: Adi FR/detikINET
Jakarta -

Samsung kembali meramaikan pasar smartphone kelas menengah premium lewat kehadiran Galaxy A57 5G. Ponsel ini membawa sejumlah peningkatan dari generasi sebelumnya.

Desain yang makin tipis, ketahanan air IP68, hingga jaminan update software panjang. Namun dengan harga yang mulai mendekati Rp 9 juta, apakah Galaxy A57 5G benar-benar worth it untuk dibeli?

Setelah mencobanya untuk penggunaan harian, Galaxy A57 5G terasa seperti smartphone yang fokus pada kenyamanan dan pengalaman jangka panjang, bukan sekadar adu spesifikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Desain

Hal pertama yang langsung terasa saat memegang Galaxy A57 5G adalah bodinya yang lebih tipis dan ringan. Ketebalannya kini hanya 6,9 mm dengan bobot 179 gram, membuatnya nyaman dipakai lama tanpa cepat pegal. Frame aluminium brushed juga memberi kesan premium khas flagship Samsung.

Galaxy A57Galaxy A57 warna Awesome NAvy Foto: Adi FR/detikINET

Samsung juga meningkatkan sertifikasi ketahanan menjadi IP68. Artinya, ponsel ini lebih aman dari debu dan cipratan air dibanding pendahulunya yang masih IP67. Ini menjadi nilai tambah penting untuk pengguna aktif yang sering mobile.

Satu yang jadi perhatian bezel bawah layar masih terlihat agak tebal dibanding rival di kelas harga yang sama. Pun begitu Samsung memberikan perlindungan Gorilla GlassVictus+ sehingga layar Galaxy A57 terasa aman dan berkualitas tinggi untuk konsumsi konten sehari-hari.

Layar

Galaxy A57 5G menggunakan layar Super AMOLED+ 6,7 inch Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Pengalaman scrolling media sosial, menonton video, hingga gaming terasa mulus dan nyaman di mata.

Berkat bezel yang lebih ramping dan simetris, menghasilkan rasio screen-to-body sekitar 88,8%. Tingkat kecerahan hingga 1.900 nit serta dukung HDR10+ dan fitur Vision Booster juga membuat layar tetap nyaman dipakai di luar ruangan, bahkan di bawah sinar Matahari.

Galaxy A57Galaxy A57 Foto: Adi FR/detikINET

Samsung turut menyediakan mode warna Vivid dan Natural agar pengguna bisa menyesuaikan tampilan sesuai selera. Tersedia pula fitur penting Eye Comfort Shield untuk membatasi paparan cahaya biru.

Namun secara keseluruhan, peningkatan bezel tipis dan kualitas panel membuat pengalaman menonton video serta gaming kasual jauh lebih immersive dibanding generasi sebelumnya.

Kamera

Samsung tidak mengubah konfigurasi kamera dibanding Galaxy A56, yakni kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, dan makro 5 MP. Kamera depannya beresolusi 12 MP.

Meski hardware-nya sama, ada peningkatan di sisi pemrosesan gambar berkat ISP (Image Signal Processor) yang diperbarui. Hasil foto siang hari tampak tajam dengan dynamic range yang baik.

Kamera ultrawide cukup memuaskan di kondisi terang, namun kinerjanya menurun saat pencahayaan minim. Foto low-light secara keseluruhan sedikit lebih baik berkat peningkatan kemampuan Nightography.

Untuk video, A57 5G mampu merekam hingga resolusi 4K 30fps dari kamera depan maupun belakang, termasuk ultrawide. Kamera belakang juga mendukung 1080p 60fps, meski stabilisasi hanya aktif pada mode 30fps. Ponsel ini mendukung perekaman HDR 10-bit di kedua sisi.

Berikut hasil jepretan Galaxy A57:

Galaxy A57 5GFoto 1x vs 0,6x
Galaxy A57 5GGalaxy A57 5G Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy A57 5G
Galaxy A57 5G
Galaxy A57 5GHasil zoom Galaxy A57 5G Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy A57 5GFoto indoor Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy A57 5GHasil foto malam Galaxy A57 5G Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy A57 5GHasil Portrait Foto: Adi FR/detikINET
Galaxy A57 5GHasil kamera depan Galaxy A57 5G Foto: Adi FR/detikINET

Performa

Galaxy A57 5G ditenagai chipset Exynos 1680 dengan GPU AMD Xclipse 550 berbasis RDNA 3. Dalam penggunaan sehari-hari, performanya terasa lancar untuk multitasking, media sosial, editing ringan, hingga streaming.

Namun untuk gamer hardcore, performanya belum bisa disebut istimewa. Beberapa game kompetitif masih terbatas di setting grafis tertentu.

detikINET melakukan pengujian benchmark. Hasilnya terlihat ada lonjakan skor dari pendahulunya Galaxy A56 5G, bahkan signifikan dari A55.

Aspek:Galaxy A57Galaxy A56Galaxy A55
Antutu:1.341.650909.431718.697
Geekbench
Single Core:1.37713551.152
Multi Core:4.41137803.380
Galaxy A57Benchmark Galaxy A57 Foto: Adi FR/detikINET

Kelebihan utamanya justru ada di manajemen suhu. Samsung berhasil membuat Galaxy A57 5G tetap adem saat dipakai lama berkat vapor chamber yang lebih besar.

Baterai

Baterai 5.000 mAh di Galaxy A57 5G mampu bertahan lebih dari sehari untuk penggunaan normal. Bahkan dalam pengujian, screen-on time bisa mencapai sekitar 6 jam dengan refresh rate 120Hz aktif.

Kami melakukan pengujian menggunakan PCMark. HP ini menorehkan angka 15 jam 34 menit.

Pengisian cepat 45W juga sudah tersedia, walaupun charger masih dijual terpisah. Pengisian dari 0-50% membutuhkan sekitar 22 menit, dan penuh 100% dalam 1 jam 15 menit.

Galaxy A57Baterai Galaxy A57 Foto: Adi FR/detikINET

Update 6 Tahun

Galaxy A57 5G menjalankan Android 16 dengan One UI 8.5 langsung dari kotak. Samsung memberikan dukungan software yang sangat baik dengan janji 6 tahun OS upgrade dan 6 tahun security update, sehingga Galaxy A57 diprediksi tetap mendapat dukungan hingga Android 22.

One UI 8.5 terasa halus dan responsif berkat optimasi 120Hz, dengan tampilan Now Bar yang memberikan informasi dan saran personal berbasis AI untuk membantu manajemen tugas serta rutinitas harian.

Untuk fitur AI, Galaxy A57 tidak sekaya seri flagship, tetapi tetap mendapatkan beberapa tools yang berguna sehari-hari. Di antaranya adalah Generative Wallpapers, AI Select melalui Edge Panel untuk mengekstrak teks, membuat konten, serta Drag & Drop antar aplikasi di Multi-Window.

Galaxy A57 5GHasil Object Eraser di Galaxy A57 5G Foto: Adi FR/detikINET

Ada juga Voice Recorder dengan transkripsi AI, Object Eraser yang lebih natural, Best Face untuk foto grup, dan Auto Trim otomatis untuk editing video. Fitur-fitur ini cukup praktis meski tidak sekomprehensif di ponsel kelas atas.

Secara keseluruhan, One UI 8.5 di Galaxy A57 menghadirkan pengalaman software yang premium dan future-proof di segmen menengah. Kombinasi antarmuka yang nyaman, dukungan update panjang, serta fitur AI yang relevan membuatnya menjadi salah satu kekuatan utama perangkat ini.

Opini detikINET

Galaxy A57Galaxy A57 Foto: Adi FR/detikINET

Samsung Galaxy A57 5G adalah smartphone yang terasa matang dan nyaman dipakai sehari-hari. Ia bukan perangkat paling kencang, bukan juga yang paling inovatif. Tapi hampir semua aspek dasarnya dikerjakan dengan baik.

Kalau kamu mencari HP Samsung dengan desain premium, layar bagus, kamera stabil, software panjang, dan pengalaman harian yang minim drama, Galaxy A57 5G masih layak dipertimbangkan.

Bagi pengguna Galaxy A55 atau seri lebih lama, upgrade ke Galaxy A57 5G terasa masuk akal. Tapi kalau masih memakai Galaxy A56, peningkatannya belum cukup besar untuk wajib upgrade.

(afr/afr)








Hide Ads