Rabu, 02 Agu 2017 19:20 WIB

'Line Lebih dari Sekadar Platform Chatting'

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - Penetrasi smartphone yang kian pesat turut mendorong pertumbuhan platform pesan instan, salah satunya Line. Kini, Line telah bertransformasi lebih dari sekadar penyedia layanan chatting.

Ditemui detikINET usai meresmikan Line Creativate 2017, Managing Director Line Indonesia Ongki Kurniawan mengakui bahwa pertumbuhan pengguna Line di Indonesia meningkat drastis. Saat ini tercatat ada 90 juta pengguna Line yang terdaftar.

"Bicara produk, kami sekarang bergerak ke arah smart portal. Jadi, selain messaging app kami sudah mulai merilis berbagai layanan, seperti Line Today, Line Shopping, Line Jobs, dan Line Academy," ucap Ongki.

Bila bicara pertumbuhan, dari produk-produk yang disebutkan Ongki, Line Today memang saat ini menjadi produk yang paling matang. Akan tetapi, produk-produk lainnya juga diklaim mengalami pertumbuhan yang sangat besar.

"Sambutannya luar biasa. Line Shopping sudah memiliki pengguna di atas 4.000 pengguna. Kami melihat bahwa strategi yang coba dieksekusi dari tahun lalu, di mana mulainya messaging tapi coba luncurkan layanan-layanan lain itu berjalan. Artinya orang melihat Line bukan cuma sebagai aplikasi berkomunikasi saja. Ternyata mereka punya kebutuhan konten," jelas Ongki.

Meski punya jumlah pengguna yang sangat besar, sayangnya Line Indonesia belum sanggup untuk mengeruk pendapatan yang besar. Ongki pun berdalih bahwa saat ini memang pihaknya belum fokus mengeruk pendapatan.

"Fokus kami saat ini masih bagaimana memperluas jumlah pengguna. Untuk pendapatan terbesar kebanyakan dari stiker dan games. Line Today masih kecil karena baru memulai," pungkas Ongki. (rns/rns)