Rabu, 12 Jul 2017 17:50 WIB

Bocah di Bawah 18 Tahun 'Dilarang' Naik Uber

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Australia Plus ABC Foto: Australia Plus ABC
Jakarta - Uber memperbarui panduan menggunakan layanan ride sharing-nya bagi mitra driver dan penumpang. Salah satu yang tercantum adalah larangan anak usia di bawah 18 tahun untuk menggunakan layanan mereka.

Head of Communication Uber Indonesia Dian Safitri menjelaskan untuk memiliki akun Uber disyaratkan telah berusia 18 tahun ke atas. Sehingga jika anak-anak harus menggunakan layanan Uber, maka sebaiknya didampingi oleh orang dewasa, baik itu orang tuanya atau pengasuh.

Saksikan video 20detik mengenai Kebijakan Baru Uber di sini:


"Jangan membiarkan anak-anak melakukan perjalanannya ke sekolah atau tempat les dengan Uber tanpa ditemani oleh orang dewasa," tegas Dian saat ditemui detikINET di kantor Uber Indonesia, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Kendati Uber telah memiliki fitur berbagi status perjalanan, anjuran ini menjadi sangat penting diindahkan para pengguna. Sebab banyak kasus penumpang anak-anak kehilangan dan ketinggalan barang sudah sering terjadi.

"Karenanya ketika mitra driver mendapati pesanan untuk mengantar anak kecil seorang diri, mereka sangat dianjurkan untuk menolaknya," kata Dian.

Dian SafitriDian Safitri. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman


Perempuan berkacamata ini menyadari bahwa himbauan tersebut akan dirasa janggal bagi masyarakat Indonesia. Tapi bagi Uber, keselamatan dan keamanan penumpang adalah hal utama.

"Kami ingin orang tua juga punya prioritas bahwa keselamatan dan keamanann anaknya adalah utama. Mungkin bagi masyarakat ini adalah hal baru. Tapi harus sama-sama menjadi pertimbangan kita bersama. Karena ini demi anak-anak kita," tutur Dian.

Lebih lanjut Dian mengatakan panduan ini tidak hanya berlaku di Indonesian saja, tapi sejumlah negara di mana layanan Uber tersedia, seperti Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Hong Kong, Taiwan, Makau,Jepang, Bangladesh dan Korea Selatan.

"Kami ingin mitra pengemudi dan pengguna menyadari, ini bukan bermaksud membatasi. Sekali lagi ini demi keamanan dan keselamatan anak-anak kita," pungkas Dian. (afr/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed