Senin, 26 Jun 2017 11:29 WIB

Cerita Jadi Karyawan Google Ini Berpotensi Bikin Iri

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kantor Google. Foto: detikINET/Rachmatunnisa Kantor Google. Foto: detikINET/Rachmatunnisa
Jakarta - Beberapa kali Google dinobatkan sebagai tempat kerja terbaik di Amerika Serikat. Bukan tanpa alasan memang, raksasa internet ini dikenal memanjakan para karyawan, sebuah faktor yang menunjang kesuksesannya.

Seperti apa proses penerimaan karyawan di Google dan apa saja fasilitas yang bisa mereka nikmati? Simak pemaparan menarik berikut ini yang disarikan dari Kissmetrics.

Menerima Jutaan Lamaran

Setiap tahun, Google diperkirakan menerima lebih dari 2,5 juta pelamar. Atau kira-kira 6.849 lamaran masuk setiap hari. Berarti pula, Google perlu meneliti satu lamaran tiap menitnya. Sebuah bukti betapa banyak orang yang bermimpi jadi karyawan Google.

Persaingannya memang sangat ketat. "Tiap tahun, hanya sekitar satu persen dari seluruh pelamar yang diterima. Jadi banyak orang yang sangat sukses di pekerjaannya sekarang atau mereka yang sangat berbakat pun belum bisa diterima di Google," kata Don Dodge, karyawan Google yang menangani SDM.

Pertanyaan untuk calon karyawan yang akan diseleksi terkadang nyeleneh. Misalnya saja, berapa banyak bola golf yang muat dalam sebuah bus sekolah?
Cerita Jadi Karyawan Google Ini Bisa Bikin <i>Ngeces</i>Bagian dalam kantor pusat Google. Foto: detikINET/Rachmatunnisa

Kemudian ada pertanyaan seperti ini, ada delapan buah bola. Tujuh di antaranya punya berat sama, hanya satu yang berbeda. Menggunakan timbangan, bagaimana cara Anda menemukan bola yang lebih berat itu dalam dua kali kesempatan menimbang?

Pertanyaan wawancara itu mungkin kedengarannya tidak penting. Tapi jawaban dan cara berpikir kandidat akan membantu Google menemukan siapa yang paling pintar.

Fasilitas Melimpah Karyawan

Begitu seseorang diterima menjadi karyawan Google, dipastikan ia akan kegirangan dengan fasilitas melimpah yang dinikmatinya. Pendek kata, hampir semua kebutuhan karyawan akan ditanggung Google.

Sarapan, makan siang dan makan malam semuanya diberikan secara cuma-cuma oleh Google. Laundry, potong rambut, transportasi, sampai periksa gigi diberikan gratis. Di kantor, ada kolam renang, konsol game dan tempat gym yang juga bisa digunakan tanpa biaya sepeserpun.

Tak hanya itu, bahkan jika seorang karyawan Google meninggal dunia, ahli warisnya masih akan menerima separuh gaji karyawannya yang telah tiada tersebut selama 10 tahun.

Tentu saja Google harus memberikan biaya yang tidak sedikit untuk memberikan semua fasilitas itu. Tapi imbalannya, karyawan Google cenderung betah dan produktif. Bukan apa-apa, persaingan merekrut karyawan pintar di Silicon Valley sangat ketat. Jika tak diperlakukan dengan baik, bisa jadi mereka akan pindah ke perusahaan pesaing.

Namun demikian, tetap saja ratusan orang karyawan Google pindah ke rival seperti Facebook. Itulah mungkin risiko merekrut karyawan pintar, bisa jadi mereka cepat bosan dan membutuhkan tantangan baru, meskipun situasi pekerjaan sudah sangat nyaman.

Desain Tempat Makan dan Fasilitas Bagi Ibu Baru

Google rupanya juga melakukan riset untuk menentukan bagaimana mengoptimalkan pemberian fasilitas pada karyawan. Misalnya, antrean untuk makan harus sekitar 3 sampai 4 menit. Apa alasannya? Jika terlalu lama, banyak waktu terbuang. Tapi kalau terlalu cepat, para karyawan tidak punya kesempatan untuk mengobrol.
Cerita Jadi Karyawan Google Ini Bisa Bikin <i>Ngeces</i>Semua makanan gratis buat karyawan. Foto: detikINET/Rachmatunnisa

Kemudian jika ingin karyawan lebih banyak berinteraksi, buat meja makan yang cukup panjang sehingga bisa menampung lebih banyak orang. Di samping soal tempat makan ini, Google juga lebih memperhatikan karyawan perempuan yang sedang menjadi ibu baru.

Berdasarkan penelitian Google, perempuan dua kali lipat cenderung meninggalkan perusahaan dibanding pria, terutama ibu baru. Untuk mencegahnya, Google memberikan waktu cuti sampai 5 bulan bagi mereka yang baru melahirkan. Dan enaknya lagi, mereka tetap dibayar penuh!

Hasil lain yang ditemukan adalah, karyawan baru akan lebih loyal jika saat mereka masuk langsung disapa dengan baik oleh atasannya. Misalnya, "Hai, senang bertemu dengan Anda, kamu sekarang berada di timku,". Menurut Google, sambutan semacam ini akan meningkatkan produktivitas sampai 15%. Luar biasa, Google! (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Dear Netizen, Waktu Imsak Hari Ini 4.26 WIB

    Dear Netizen, Waktu Imsak Hari Ini 4.26 WIB

    Senin, 28 Mei 2018 03:40 WIB
    Setiap menjalani sahur di bulan Ramadan, ada banyak netizen yang mencari tahu kapan waktu imsak tiba. Ingat, hari ini imsak pukul 4.26 WIB dan subuh 4.36 WIB.
  • Tokopedia Kalahkan WhatsApp dan Instagram

    Tokopedia Kalahkan WhatsApp dan Instagram

    Senin, 28 Mei 2018 02:50 WIB
    Aplikasi Tokopedia dalam waktu singkat berhasil memuncaki Apple Store dan Google Play mengalahkan Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Kok bisa?
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.