Hashtag #SeeYouRamadhan sendiri jadi trending topic nomor satu di media sosial Twitter diikuti oleh #SidangIsbat seperti dipantau detikINET petang ini, Sabtu (24/6/2017).
Last day of ramadhanππ
β Nadiah (@Nadndh1) June 24, 2017
see u again next year
insyaallahπ #SeeYouRamadhan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
#SeeYouRamadhan
β Radenrauf A.M (@radenrauf) June 24, 2017
Semoga tahun depan buat yang jomblo selain diajakin buka bersama juga diajakin berumah tangga bersama, aamin
Sementara, yang ikutan jadi trending topic sore ini adalah 1 Syawal, Selamat Idul Fitri 1438 H, Mohon Maaf Lahir Batin, Selamat Hari Raya Idul Fitri, Allahu Akbar, #EidMubarak, dan #anemaafin.
Datang hanya sebulan lalu pergi lagi selama setahun. #SeeYouRamadhan
β Ky (@_bangrizky) June 24, 2017
Selesai sudah. Semoga semua amal baik diterima. Semoga diri ini lebih bermanfaat. Menjadikan agama sebagai kebutuhan utama. #SeeYouRamadhan
β Senja Camelia (@senjacamelia) June 24, 2017
Nyesel sih taraweh bolong bolong, ngajinya kurang maksimal, semoga dikasih kesempatan memperbaiki tahun depan. #SeeYouRamadhan
β Radenrauf A.M (@radenrauf) June 24, 2017
Besok Lebaran
Pemerintah melalui Kementerian Agama selesai menggelar sidang Isbat. Hasilnya diputuskan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H jatuh pada tanggal 25 Juni 2017.
"Atas dasar laporan tersebut seluruh peserta sidang isbat sepakat bahwa malam ini telah memasuki 1 Syawal 1438 H," ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakpus, Sabtu (24/6/2016).
Foto: Gibran Maulana Ibrahim-detikcom |
"Dan demikian mulai besok pagi kita bersama melaksanakan salat Id, salat Idul Fitri sebagaimana ketentuan. Dan dengan demikian kita telah berhasil menyepakati sekaligus menetapkan bahwa mulai malam ini kita telah memasuki 1 Syawal 1438 H," jelasnya.
Menag menyatakan setidaknya ada 6 petugas yang menyatakan telah melihat hilal. Empat di antaranya berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan 2 lainnya berada di Gresik, Jawa Timur.
Rangkaian sidang isbat diawali pemaparan Tim Badan Hisab Rukyat Kemenag, terkait posisi hilal secara astronomis pada 29 Ramadan 1438H/2017. Proses penentuan awal Syawal ini menggunakan metode hisab dan rukyat dalam penentuan awal bulan Hijriyah. Hal itu sebagaimana diatur di dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.
Sejumlah perwakilan ormas turut hadir dalam sidang Isbat ini di antaranya perwakilan dari Muhammadiyah dan PBNU. Tokoh yang datang seperti Ketum MUI KH Maruf Amin, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, Ustaz Zaitun Rasmin, Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Endang Mintarja dan lainnya. (rou/rou)
Foto: Gibran Maulana Ibrahim-detikcom