Kamis, 08 Jun 2017 17:22 WIB

Siapa Bilang Bikin Aplikasi Android Sulit?

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Google Indonesia Foto: Google Indonesia
Jakarta - Kerumitan coding dan berbagai istilahnya yang sulit dipahami kerap membuat orang awam enggan menyentuhnya. Anggapan ini terbantahkan ketika melihat Indonesia Android Kejar.

Ada sekitar 300 lulusan terbaik Indonesia Android Kejar yang berdomisili di Jabodetabek. Mereka adalah para peserta Indonesia Android Kejar batch 3 term 1 2017.

Indonesia Android Kejar adalah kelompok belajar intensif yang diadakan di sejumlah daerah dan dipimpin oleh fasilitator. Ini adalah salah satu program Google Indonesia untuk memunculkan lebih banyak developer.

Salah satu lulusannya yang sangat antusias mengikuti program ini adalah Febrianty Amirah. Wanita yang bekerja sebagai Risk Control Manager di sebuah bank swasta ini baru saja lulus level beginner pada program Indonesia Android Kejar.

Ditemui di sebuah auditorium bilangan Jakarta Ba dugelart pada Awarding Event (3/6), Febri mengungkapkan alasannya ikut Indonesia Android Kejar sederhana, yakni karena dirinya mulai bosan dengan dunia perbankan-keuangan.

Siapa Bilang Bikin Aplikasi Android Sulit?Febrianty Amirah, salah satu peserta Indonesia Android Kejar


"Saya pribadi melihat potensi peluang kerja di dunia TI semakin baik. Sayang sekali jika program pelatihan gratis seperti Android Kejar ini dilewatkan begitu saja. Saya punya mimpi setelah berkeluarga nanti, saya bisa resign dari kerjaan saya dan menjadi part-time developer atau programmer yang pastinya lebih menjanjikan," ujar Febri.

Nol pengalaman di bidang TI, Febri mengaku kesulitan untuk memasang Android Studio di laptopnya pada sesi pertama kelompok belajar yang ia ikuti, sementara perserta lainnya sudah banyak yang berhasil.

Untuk level beginner, setiap peserta diwajibkan untuk ikut dua sesi kelompok belajar sebelum mendapatkan projek final: membuat aplikasi Android dengan kreasi masing-masing.

"Sampai akhirnya aplikasiku rampung, it feels like magic! Instal aplikasiku di smartphone, aku langsung pamer ke keluarga dan teman-teman kantor," ujarnya semringah.

Febri berhasil membuat prototipe aplikasi online shopping untuk toko perlengkapan anjing peliharaan bernama Paw Store. Meski tampilannya belum sempurna, aplikasi ini sudah dapat dipasang dan digunakan khalayak umum.

Siapa Bilang Bikin Aplikasi Android Sulit?


Wanita kelahiran 1990 ini berharap kemampuan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Android yang dimilikinya nantinya dapat membawanya sukses melakukan proyek-proyek terkait dengan usaha atau bisnis sosial di Indonesia.

Google Indonesia masih mencari sebanyak-banyaknya calon developer dengan membuka pendaftaran Android Kejar term kedua batch ketiga sejak 25 Mei 2017 dan akan ditutup pada 25 Juni 2017.

Sesi kelompok belajar term kedua akan dimulai pada akhir pekan minggu pertama bulan Juli mendatang. Informasi lebih lengkap mengenai Indonesia Android Kejar dapat ditemukan di g.co/dev/androidkejar. (rns/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed