BERITA TERBARU
Jumat, 02 Jun 2017 00:20 WIB

Mantan Sebar Video Porno Mahasiswi Depok di Medsos

Mei Amelia R - detikInet
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Video porno mahasiswi di Depok telah disebar melalui media sosial. Sang penyebar tak lain mantan pacarnya yang mengaku sakit hati.

Sang mahasiswi, NN (20), merupakan korban penculikan. Ia disekap oleh Febi yang merupakan mantan pacarnya. Sebelum menyekap korban, pelaku menyebarkan video mesum di media sosial milik korban.


"Pelaku diduga menyebarkan video mesum antara pelaku dengan korban. Kan awalnya mereka itu pacaran, terus putus," ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan saat ditemui detikcom di ruanganya di Mapolresta Depok, Kamis (1/6/2017).

Diduga, karena diputuskan oleh korban, pelaku lalu melakukan penyekapan. Korban disekap pada Selasa (30/5) malam di sebuah apartemen di kawasan Kota Depok, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pelaku memposting video mesum dirinya dengan korban di media sosial milik korban.

"Pelaku sudah tahu ID dan password korban, kemudian (video pornonya) diupload di medsos korban sebelum korban disekap," ujar Teguh.

Peristiwa bermula ketika pada Selasa (30/5) siang lalu, korban berangkat ke SMK 65 Poncol Sumurbatu, Cipinang, Jaktim, diantar oleh temannya bernama Alfian. Setelah mengantar korban, Alfian pulang.

Kemudian, sekitar pukul 20.30 WIB, Alfian menerima SMS yang mengejutkan dari ponsel korban. Dalam SMS itu, korban mengaku diculik dan disekap oleh pelaku dan meminta tolong Alfian untuk menyampaikan hal itu ke keluarga korban.

Dalam SMS itu pula, korban memberitahu lokasinya disekap di sebuah apartemen di Depok. Alfian kemudian menyampaikan ke pacar korban dan pacar korban ini lalu menyampaikan persitiwa itu ke ibu korban.

Malam itu juga, ibunda korban ditemani oleh pacar korban dan temannya melapor ke Polresta Depok. Korban ditemukan terkunci di dalam apartemen dan menangis saat dibebaskan oleh polisi.

Belum jelas betul bagaimana akhirnya korban bisa berada di apartemen itu dan disekap oleh pelaku. Namun, korban menceritakan bahwa sebelu pergi, pelaku sempat merampas barang-barang milik korban seperti gelang emas 5 gram, celana panjang dan SIM card.

Setelah merampas barang korban, pelaku pergi dan menguncinya dari luar. Pelaku sendiri saat ini masih dikejar polisi. (mei/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.