Jumat, 19 Mei 2017 10:14 WIB

Awal Mula Go-Jek Sebelum Merajai Jalanan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Ribuan pengemudi Go-Jek kini berseliweran mengantar penumpang atau jasa lainnya di Indonesia. Di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Bagaimana awal mula semuanya?

Aplikasi yang satu ini memang banyak dibahas lantaran dicetuskan oleh pemuda dalam negeri, Nadiem Makarim. Go-Jek sudah cukup lama berdiri, namun terjun ke dunia online baru sekitar 2 tahun lalu. Tepatnya pada Januari 2015.

Saksikan video 20detik tentang penghasilan Go-Jek di sini:


Pada saat itu, aplikasi Go-Jek baru muncul di Play Store dan App Store dan menjadi pembahasan. Orang-orang banyak yang kaget ojek bisa dipanggil secara online. Praktis dan mudah.

Aplikasinya pun masih sederhana, belum sekompleks sekarang. Hanya ada layanan pengantaran barang, transportasi dan belanja.

"Kami di sini berusaha untuk menawarkan solusi lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan pekerjaan. Dimana mereka yang hanya punya motor, punya smartphone, dan berkemauan keras bisa bekerja," ujar Nadiem Makarim ketika itu.

"Kami juga berusaha untuk mensejahterakan tukang ojek yang mungkin selama ini penghasilannya tidak seberapa dengan memberikan pendapatan tambahan yang didapat dari Go-Jek Indonesia ini," tambahnya.

Tak dinyana, Go-Jek tak terbendung. Ribuan orang mendaftar menjadi pengemudinya dan banyak yang merasakan manfaatnya. Apalagi di Jakarta, di mana jalanan macet parah.

Kini, Go-Jek bersaing dengan dua lawan utamanya. Apalagi kalau bukan Grab dan menyusul belakangan, Uber.

Kisah-kisah menarik dan segala kontroversi soal Go-Jek sampai akhirnya menjadi startup pertama di Indonesia dengan status unicorn, bernilai di atas USD 1 miliar, akan dibahas. Jangan lewatkan di artikel berikutnya. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..