Sabtu, 11 Mar 2017 15:02 WIB

Pesan Srikandi Startup untuk Perempuan Generasi Milenial

Josina - detikInet
Foto: Joshina/detikINET Foto: Joshina/detikINET
Jakarta - Tak hanya dikuasai oleh kaum pria, industri startup digital lokal saat ini turut diramaikan oleh sejumlah srikandi handal. Para srikandi ini pun memberikan pesan kepada kaum hawa di Indonesia, terutama mereka para generasi milenial.

Sosok wanita saat ini tak bisa dipandang remeh kehadirannya, terutama dalam urusan pekerjaan. Sudah tak ada gap antara pria dan wanita terbukti dengan banyaknya wanita sudah memegang jabatan penting bahkan menjadi bos dalam perusahaan tersebut.

Seperti misalnya deretan wanita tangguh yang hadir di acara diskusi bertajuk 'Menuju Kesetaraan 2017: Leading in the New' yang digagas oleh Accenture. Adapun deretan Srikandi yang dimaksud antara lain Monica Mulyanto Oudang Chief Human Resource Office of Go-Jek, Chyntia Tenggara CEO of Berrykitchen, dan Veronika Linardi Founder dan CEO of Qerja.

Masih dalam rangka memperingati Hari Wanita Internasiona, mereka yang sudah mengalami asam garam pahit di dunia startup saling berbagi pengalaman dan menyampaikan pesan-pesan untuk perempuan di Tanah Air, khususnya generasi milenial.

"Jadilah dirimu sendiri, jujur terhadap diri sendiri dan jangan pernah takut untuk berbicara," ujar Monica Mulyanto Oudang Chief Human Resources Office of Go-Jek.

Foto: Joshina/detikINET

Ia menceritakan bahwa karyawan-karyawan wanita di Go-Jek selalu 'lapar' untuk terus belajar mengembangkan diri dan mencari ilmu sebagai bekal dirinya nanti. Monica juga menambahkan masih banyak orang khususnya para wanita masih takut terhadap pemikirannya sendiri karena takut tidak bisa berbaur dengan orang-orang baru.

Dengan tegas Monica mengatakan "Jangan takut untuk merasa dan berpikir sendirian. Jangan pernah kita mundur hanya karena pemikiran negatif sendiri ataupun orang lain," tambah Monica yang sudah dua tahun bergabung di Go-Jek.

Lalu menurut Chyntia Tenggara bos dari Berrykitchen, banyak anak-anak muda sekarang terbawa suasana untuk mendapatkan segala sesuatunya dengan cepat dan instan sehingga tidak pernah menghargai adanya sebuah proses.

"Jaman sekarang semuanya hidup serba instan. Makan mie saja instan, mau apapun instan jadi lama-lama kita ingin sesuatu yang cepat tapi tidak pernah menghargai proses. Padahal proses itu penting karena bisa belajar banyak hal. Jadi learn to process itu sangat penting," ujar Chyntia yang merintis usaha online dalam bidang makanan.

Ia juga menambahkan untuk jangan pernah takut salah hanya karena takut adanya resiko besar yang bakal dihadapi. Karena dengan sebuah kesalahan tersebut kita bisa belajar sehingga bisa memperbaiki untuk nantinya.

Berrykitchen sendiri adalah usaha jasa online katering makanaan harian yang bervariasi untuk karyawan perkantoran atau rumahan di daerah Jakarta. Menawarkan konsep unik membuatnya usaha yang sudah dirintis sejak tahun 2012 bertahan hingga sekarang. (mag/mag)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed