Namun seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (20/1/2017), baik Twitter maupun Google tidak menyebutkan berapa mahar yang dibayarkan untuk meminang Fabric. Yang jelas, keputusan ini terbilang cukup mengejutkan.
Dalam blognya, Twitter mengatakan ada lebih dari 580 ribu developer menggunakan tool di Fabric, sejak platform tersebut diperkenalkan pada 2014. Tercatat ada sekitar 2,5 juta aplikasi mobile yang lahir dari platform ini. Artinya, Fabric punya kontribusi besar bagi Twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fabric sebellumnya diersiapkan Twitter untuk memperbaiki hubungannya dengan developer aplikasi. Twitter mengandalkan Fabric untuk mendorongnya ke dalam persaingan lebih sengit dengan Facebook, Amazon dan Google, yang gencar di ranah mobile. (rns/rns)