Jumat, 23 Des 2016 17:06 WIB

AS Pertimbangkan Akun Medsos Jadi 'Kunci' Masuk Imigrasi

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo
Jakarta - Media sosial (medsos) yang biasa kita gunakan menyimpan berbagai informasi terkait kepribadian penggunanya. Hal ini yang menjadi pertimbangan imigrasi Amerika Serikat (AS) untuk menambahkan akun medsos sebagai bahan pemeriksaan saat memasuki imigrasi.

Wacana untuk mengisi informasi akun medsos saat menginjakkan kaki di negeri Paman Sam sebenernya sudah mengemuka sejak Juni 2016. Tujuannya, untuk mengetahui apakah pelancong memiliki rekam jejak yang baik atau tidak.

Karena tanpa kita sadari, di media sosial orang sering kebablasan. Sejauh ini, seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo, Jumat (23/12/2016), rencana tersebut mendapat lampu hijau dari Department of Homeland Security.

Seperti yang Anda lihat dari gambar di atas, Anda yang berpergian ke Amerika Serikat nantinya akan disuruh mengisi akun medsos di formulir yang disediakan oleh otoritas setempat.

Foto: istimewa

Namun pro kontra pastilah ada. Proposal ini sendiri mendapat kritikan dari sejumlah pihak. Alasannya, memberikan akun medsos bisa mengancam privasi seseorang. Lembaga American Civil Liberty Union pun mengklaim bahwa diskriminasi ini akan menyulitkan kaum Arab dan Muslim yang datang ke Amerika Serikat.

Belum ada kepastian apakah AS benar-benar akan memberlakukannya atau tidak. Yang jelas, AS masih perlu banyak pertimbangan dan pengkajian sebelum menerapkannya. (mag/mag)