Dalam pernyataannya, California Departemen of Motor Vehicles (DMV) menyebut Uber diharapkan mengurus izin semacam ini, namun Uber tetap bersikukuh pada pendapatnya kalau mereka tak membutuhkan izin semacam ini.
Pasalnya, mobil otonom Uber bukanlah mobil yang benar-benar tanpa sopir, karena selama mobil otonom itu beroperasi, tetap ada sopir dan seorang engineer yang ikut di dalam mobil. Sopir itu akan mengambil alih kendali mobil saat dibutuhkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal izin pengujian mobil otonom ini, Uber sebelumnya menyebut kalau mereka tak akan mengurus izin mobil otonom, yang sebenarnya adalah persyaratan yang sudah ditetapkan oleh California DMV untuk setiap pengoperasian mobil otonom di jalan publik.
Pemerintah California sendiri bersikukuh kalau Uber harus menghentikan pengoperasian mobil otonomnya, salah satunya karena mobil tersebut pernah tertangkap kamera sedang menerobos lampu lalu lintas. Demikian dikutip detikINET dari Tech Crunch, Kamis (15/12/2016). (asj/fyk)