Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Roy Simangunsong, County Head Twitter Indonesia, saat mengumumkan kicauan paling ramai sepanjang tahun 2016.
"Secara global peningkatannya 125%. Di Indonesia, pertumbuhannya konsumsi video mencapai dua digit persen," kata Roy di Jakarta, Selasa (6/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga menyiapkan produk baru Live. Layanan streaming ini dikhususkan untuk kalangan profesional. Kualitas videonya jauh lebih baik ketimbang Periscope. Ini sudah dicoba oleh NFL dan NBA," ungkap Roy.
Lebih lanjut dikatakan Roy, dengan adanya produk live streaming profesional tersebut maka akan didapatkan engagement dengan audience secara langsung. Dicontohkannya, ketika disiarkan pertandingan olahraga.
"Biasanya kalau melihat di TV, penonton tidak bisa berkomentar langsung. Jika live streaming di Twitter, mereka dapat langsung berkomentar. Jadi interaksinya jauh lebih baik," jelas pria berkacamata ini.
Fitur ini sebenarnya sudah bisa digunakan di Indonesia. Tapi memang belum ada pihak yang menggunakan untuk saat ini.
"Kami tengah mencari dan mengajak pembuat konten untuk memanfaatkan fitur Live Product ini," pungkas Roy. (afr/fyk)