Tujuan utama aplikasi Tulwe adalah memberikan kesempatan bagi siapa pun, dari mana pun untuk menunjukkan bakat bernyanyi kepada dunia. Siapa pun yang memiliki bakat bernyanyi, baik dari Jakarta, Papua, dan kota-kota lainnya di dunia atau bahkan dusun terpencil di Kenya, bisa berpartisipasi dengan merekam dan mengunggah video mereka yang sedang bernyanyi ke platform Tulwe.
Video yang terunggah kemudian akan melewati proses pemungutan suara dari penonton seluruh dunia. Secara keseluruhan, bisa dikatakan bahwa Tulwe berusaha untuk membawa proses audisi dan pencarian bakat musik ke pintu depan setiap orang yang memiliki smartphone. Bertolak belakang dengan proses pencarian bakat saat ini, di mana peserta harus hadir secara fisik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulwe meyakini bahwa fitur perekaman di smartphone akan segera terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadikan proses audisi musik secara online suatu hal yang akan hadir cepat atau lambat.
"Jika peserta lainnya bisa mengikuti audisi, mengapa kita tidak menyediakan kesempatan yang sama bagi orang-orang daerah kecil yang juga berbakat namun tidak mempunyai modal untuk berangkat ke kota-kota besar?" kata Adam.
Meski punya konsep yang sama, menurut Adam aplikasi musik Tulwe tidak akan berhadapan langsung dengan kontes musik seperti X-factor dan American idol. Pasalnya masing-masing kompetisi memiliki daya tariknya masing-masing. Pun begitu Adam tak memungkiri bila interaksi dalam aplikasi semakin ramai, Tulwe bisa saja menjadi saingan acara-acara tersebut.
Dalam perjalanannya Tulwe juga akan mengumpulkan sebanyak mungkin konten-konten berkualitas, termasuk dari para penyanyi yang belum banyak diketahui. Adam berharap semua peserta yang berpartisipasi bisa melibatkan teman, keluarga, dan bahkan follower untuk memberikan dukungan dalam audisi bakat bertaraf global ini (yud/asj)