Hal tersebut tertuang dalam hasil survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
Disebutkan pengguna internet di Indonesia telah mencapai 132,7 juta. Dari jumlah tersebut, usia 25-29 tahun paling mendominasi dengan jumlah 24 juta pengguna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya nyaris 100% anak 10 - 14 tahun di Indonesia sudah mengakses internet, cukup mencengangkan memang," klaim Henri Kasyfi Soemartono, Sekjen APJII saat memaparkan hasil survei di The Hook Cafe, Jakarta, Senin (24/10/2016).
Soal penetrasi sendiri, akses internet masih didominasi penduduk di Jawa. Penetrasinya mencapai 65% dari total atau 86,3 juta.
Sementra yang paling sedikit Maluku dan Papua. Penetrasinya hanya 2,5% atau sekitar 3,3 juta saja.
Rendahnya penetrasi ini dikarenakan masalah infrastruktur. Namun kedepan diyakini akan meningkat karena pemerintah tengah membangun proyek Palapa Ring.
Bicara perangkat sendiri, banyak masyarakat mengakses internet lewat perangkat mobile. Jumlahnya sebanyak 63,1 juta atau sekitar 47,6 %.
Adapun yang paling banyak diakses oleh pengguna internet di Indonesia masih media sosial. Jumlah pengaksesnya mencapai 129,2 juta.
"Masyarakat kita doyan sekali mengupdate informasi. Facebook yang paling banyak diakses, diikuti Instagram dan YouTube" papar Hendri.
Selain media sosial, internet juga digunakan untuk menikmati hiburan. Sebanyak 54,4 juta, menonton film streaming. Sisanya mendengar streaming musik online dan menonton olahraga.
"Tidak heran jika banyak layanan streaming video masuk ke Indonesia, karena pangsa pasarnya tinggi," pungkas pria berkacamata itu. (afr/fyk)