Selasa, 18 Okt 2016 15:18 WIB

Rusia Ingin Ubah BTS Jadi Radar Misil

Yudhianto - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Rencana menarik tengah dipertimbangkan Rusia. Negara ini punya rencana mengubah semua BTS di wilayahnya menjadi radar pendeteksi misil.

Sejauh ini Rusia hanya berkilah ingin meningkatkan ketahanan militer negaranya. Dan mengubah BTS yang banyak tersebar di seantero wilayah Rusia jadi radar, adalah salah satu cara yang paling efektif dilakukan.

Untuk mewujudkan rencananya itu, Rusia bahkan telah melakukan pengujian yang saat ini telah tuntas dilakukan. Kini negeri beruang merah ini tengah memasukan BTS dalam daftar inventaris alat pertahanannya.

"Pada saat ini, tes telah selesai dan sistem telah memasukannya ke dalam inventory," demikian seperti dilansir Ubergizmo dari Pole-21.

Tapi di balik fungsi radar yang diusung BTS tersebut, kelebihan utama yang ingin sebenarnya dibenamkan adalah apa yang disebut missile jammer. Jadi BTS di Rusia nantinya mampu mengganggu jalur lintas roket pengebom yang mengancam, sehingga bisa meleset dari target yang ditentukan. Adapun menurut Anton Lavrov, analis militer dari Rusia, jalur lintas sebuah roket biasanya diatur melalui transmisi sinyal dari satelit.

"Transmisi sinyal dari satelit adalah hal yang sangat mendasar dalam sistem navigasi berbasis satelit (untuk roket). Oleh karena itu penyimpangan sedikit dari frekuensi (transmisi sinyal-red) yang ditunjuk, bahkan untuk milidetik, akan berakibat pada hilangnya akurasi," jelas Lavrov.

Dengan banyaknya BTS yang dimiliki Rusia di wilayahnya, praktis negara ini seakan dilindungi oleh kubah radar. Tapi sebagai informasi, rudal Tomahawk bikinan Amerika telah dibekali semacam anti-jammer. Meski begitu Lavrov tampak cukup optimis dengan pernyataannya di atas. (yud/fyk)