Kickstarter Merambah Singapura, Indonesia?
Hide Ads

Kickstarter Merambah Singapura, Indonesia?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 31 Agu 2016 17:40 WIB
Foto: Screenshot situs
Jakarta - Perusahaan penyedia layanan pendanaan massal Kickstarter resmi merambah Asia, tepatnya Hong Kong dan Singapura.

Dengan begitu, kini akan lebih banyak startup yang mencari pendanaan dari situs tersebut. Pasalnya, Kickstarter mensyaratkan startup yang terdaftar di layanannya mempunyai basis di negara tempat Kickstarter membuka kantor.

Yaitu Amerika Serikat, Australia dan Eropa. Dengan tambahan dua negara ini, kini startup yang berbasis di Hong Kong dan Singapura pun akan bisa mencari pendanaan di Kickstarter. Sayang belum ada nama Indonesia dari rencana Kickstarter yang dipaparkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CEO dan pendiri Kickstarter Yancey Strickler sendiri menyebut banyak pendanaan yang terkumpul di perusahaannya itu berasal dari Singapura dan Hong Kong. Padahal proyek yang didanai itu bukan berasal dari dua negara itu.

Dana USD 10 juta yang didapat Kickstarter misalnya berasal dari sekitar 100 ribu orang di Singapura dan Hong Kong selama tujuh tahun terakhir. Singapura contohnya, yang penduduknya tercatat sudah memberikan dana hampir USD 30 juta untuk mendanai sekitar 35 ribu proyek.

Memang, angka ini masih terbilang kecil ketimbang total pendanaan yang sudah dikumpulkan oleh Kickstarter. Secara total ada 11 juta orang yang memberikan pendanaan untuk sekitar 110 ribu proyek yang pernah ada di Kickstarter.

Beberapa proyek yang sukses berkat Kickstarter antara lain adalah perusahaan virtual reality (VR) Oculus dan pembuat jam tangan pintar Pebble, demikian dikutip detikINET dari Mashable, Rabu (31/8/2016). (asj/ash)
Berita Terkait