Rabu, 24 Agu 2016 09:09 WIB

Tak Mau Cari Sensasi Murahan, CliponYu Ubah Format

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET Foto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET
Jakarta - CliponYu mengubah format layanan video streaming miliknya karena tak mau lagi mentolelir konten pornografi dan pornoaksi, seperti yang diharapkan oleh Menkominfo Rudiantara.

Video live streaming belakangan memang sedang jadi tren dan konten menarik di era 4G LTE. Menkominfo beberapa waktu lalu mengatakan bahwa layanan video streaming akan booming dan digemari masyarakat Indonesia seiring dengan layanan 4G LTE yang digelar operator mulai merata dengan kualitas lebih baik dan stabil.

Hal itu pun disadari oleh CliponYu yang menggelar layanan Video live streaming show dengan beragam konten seperti video talkshow, karaoke online, best dance music, virtual DJ online, game dan cosplay, serta program Star Chat Surprise (SCS) yang digelar dua minggu sekali.

Layanan SCS menghadirkan para artis dan pesohor negeri untuk ikutan chatting dan menjadi host tamu. Para bintang tamu ditantang untuk blak-blakan dalam acara SCS. Kamis pekan ini, SCS akan menghadirkan Younglex yang dikenal sebagai Youtubers.

Sejak bebeberapa waktu lalu, konten SCS berubah format yang semula artis tamu hanya sendiri di depan kamera untuk siaran langsung, sekarang format tersebut menghadirkan Anya Dwinov sebagai MC dan host.

"Kami melakukan perubahan agar lebih segar suasananya dan lebih komunikatif," ujar Ken Tao, Prejoct Director CliponYu, dalam emailnya kepada detikINET, Rabu (24/8/2016).

Beberapa artis yang sudah tampil dalam acara SCS format baru ini di antaranya adalah pedangdut Selvi Kitty, Monica Jill Gladys Rahardja, sejumlah aktris, model dan juga Youtubers Indonesia.

Lebih lanjut, KenTao mengatakan, layanan video live streaming CliponYu dibuat sebagai sarana hiburan dengan menampilkan para muda-mudi Indonesia yang bertalenta di berbagai bidang. Pemilihan host CliponYu juga dirancang secara profesional dengan standar broadcast. Hal ini, kata Ken, untuk menjaga kualitas mutu siaran.

"Kami sangat berbeda dengan layanan video streaming yang baru muncul belakangan. Salah satu perbedaan kami adalah pada pengelolaan dan standar host. Tidak semua orang bisa menjadi host CiponYu," paparnya.

Ken menambahkan, menjadi Host di CliponYu bukan sekedar hobi, tapi juga bisa membuka potensi mereka agar lebih berkembang secara profesional.

Disadari Ken, persaingan layanan Video Live Streaming sudah dimulai dengan hadirnya beragam layanan sejenis tapi tidak sama. Untuk menjadi yang terbaik, lebih lanjut Ken mengatakan bahwa CliponYu tidak mentolelir konten pornografi dan pornoaksi.

"Kami tidak mencari sensasi murahan. Semua host sudah diberi aturan secara tertulis, harus berpenampilan sopan dengan tetap menjaga etika. Layanan kami bersih dari konten yang berbau pornografi dan pornoaksi," tegas Ken.

Hal itu sejalan dengan keinginan Menkominfo Rudiantara. Pada kesempatan terpisah, ia selalu mengatakan bahwa penyedia layanan video live streaming harus bersih dari konten pornografi dan pornoaksi.

"Maka dari itu, perlu pengawasan secara ketat oleh para penyedia layanan videolive streaming. Jika abai, maka akan menuai badai," tegas menteri yang akrab disapa Chief RA tersebut. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed