Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Perbanyak Dagangan Jadi Target JD.id

Perbanyak Dagangan Jadi Target JD.id


Yudhianto - detikInet

Wenni Setiorini, Head of Marketing JD (Foto: detikINET/Yudhianto)
Jakarta - Sebagai pemain baru, JD.id tak mau muluk-muluk mematok target di tahun pertama. Pemain e-commerce ini masih fokus untuk memperbanyak kategori produk yang dijualnya.

Sejauh ini JD.id telah menyodorkan 12 katagori produk yang bisa dipilih pengguna. Namun Wenni Setiorini, Head of Marketing JD menjanjikan jumlah tersebut akan meningkat jadi 13 dalam waktu dekat. Menurutnya, semakin banyak pilihan barang yang ditawarkan, akan seiring dengan peningkatan jumlah pengguna.

"Tahun pertama, fokus kami masih menambah kategori. Kami percaya pelanggan akan datang kalau barang kami banyak. Karena pengguna jadi punya banyak pilihan," kata Wenni, di restoran DEN of Kalaha, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun dalam rencananya menambah kategori, JD tak mau asal comot. Di tahun pertamanya ini, Wenni mengatakan JD akan lebih condong pada brand yang sudah dikenal banyak orang.

Di sisi lain, perluasan kota-kota yang dicakupnya juga jadi fokus JD di tahun pertama. Sejauh ini Jakarta menjadi kota yang paling banyak mengakses JD, disusul oleh Surabaya, kemudian Medan dan Yogyakarta. Sementara Semarang disebut Wenni juga mulai menunjukkan pertumbuhan.

Namun di luar kota-kota tersebut, target JD sebenarnya adalah Makassar. Mereka berharap jumlah pengguna dan transaksi di Makassar ke depannya akan mampu menyamai Surabaya yang kini menempati posisi kedua yang jumlah pengggunanya paling tinggi.

"Makassar sekarang jadi fokus kami untuk jualan online. Targetnya bisa imbangi Surabaya dalam hal jumlah pengguna," ujar Wenni.

Terlepas dari itu, perluasan gudang juga masuk dalam rencana jangka panjang JD. Saat ini JD hanya memiliki satu gudang yang berlokasi di Cimanggis, Depok. Gudang ini menangani semua transaksi yang terjadi dari dan ke seluruh Indonesia.

Ke depannya cakupan gudang JD ini akan diperluas ke daerah-daerah demi kenyamanan pengguna. Namun bentuknya berupa hub, yang merupakan kepanjangan tangan dari gudang pusat di Jakarta. Dengan begitu pengiriman barang untuk pengguna di daerah akan lebih cepat dilakukan.

"Namun pembentukan hub ini masih sekadar dalam rencana, kami belum bisa memastikan kapan eksekusinya," pungkas Wenni.

(yud/ash)







Hide Ads