"Aku mulai melihat orang-orang dan negara mundur ke belakang, melawan ide tentang dunia yang terkoneksi dan komunitas global. Aku mendengar suara ketakutan untuk membangun tembok dan mengambil jarak dengan orang yang dilabeli sebagai orang asing," kata Zuck beberapa waktu lalu.
Zuck saat itu mengkritik rencana capres Amerika Serikat Donald Trump membangun tembok di perbatasan Meksiko. Tembok itu akan dibangun untuk mencegah imigran masuk. Pihak Trump kemudian menanggapi dengan menyatakan bahwa Zuck itu munafik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan sekarang, Zuck malah membangun tembok tinggi untuk melindungi propertinya. Komentar pedas pun bermunculan soal aksi Zuck tersebut, yang sebenarnya tidak ada salahnya karena properti itu miliknya.
![]() |
"Orang ini ingin perbatasan terbuka, jutaan orang asing dibawa ke sini sementara dia hidup di lingkungan aman dengan sekuriti 24 jam. Dia juga membeli 4 rumah di sekitar rumahnya di California karena tak ingin punya tetangga, sekarang dia membangun tembok di Hawaii karena ingin privasi. Sungguh hiprokit," tulis sebuah komentar online di media Daily Mail.
"Orang ini adalah munafik terbesar. Dia menentang senjata namun punya bodyguard bersenjata. Dia tak ingin ada tembok tapi dia membangunnya untuk melindungi dirinya dari orang gila. Tipikal kaum elit yang hiprokit," tulis yang lain.
Namun ada juga yang membela sang pendiri dan CEO Facebook. "Mungkin dia memang sangat menyebalkan, namun dia punya hak untuk membangunnya kecuali ada hukum yang melarangnya." kata netizen yang lain.
(fyk/ash)
