"Berita yang direkomendasikan atau dibagi oleh teman di Twitter adalah yang paling mudah viral," kata para peneliti dari Columbia University, Amerika Serikat dan French National Institute, Prancis.
Seperti dikutip dari Times of India, Jumat (17/6/2016), rujukan pembaca terbukti mendorong 61% dari 10 juta klik sampel acak artikel berita yang dibagi di Twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam studi yang dipresentasikan di konferensi Association for Computing Machinery's Sigmetrics di Nice, Prancis ini, para peneliti berusaha mengumpulkan data yang bisa mereka temukan, termasuk 280 juta follower Twitter yang berpotensi punya kebiasaan melihat dan berbagi link berita yang disingkat menggunakan aplikasi pihak ketiga Bit.ly. Mereka mencari tahu banyak klik untuk link-link tersebut.
Sebanyak 82% tingkat share dan 61% tingkat klik dari tweet yang diteliti pada studi ini merujuk pada konten pembaca yang berada di lingkungan mereka.
"Orang-orang senang berbagi artikel ketimbang membacanya. Ini adalah tipikal konsumsi informasi di era modern. Orang akan membentuk opini berdasarkan ringkasan, tanpa membaca seluruh informasinya lebih dalam," kata Arnaud Legout dari French National Institute. (rns/fyk)