Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Hello Tomorrow: Tantangan Menggiurkan Startup di Bidang Sains

Hello Tomorrow: Tantangan Menggiurkan Startup di Bidang Sains


Ardhi Suryadhi - detikInet

Foto: GettyImages
Jakarta - Banyak cara untuk merintis kerajaan startup. Mulai dari membuat game, aplikasi bisnis sampai menciptakan produk yang lebih serius, yakni terkait sains.

Scientist Entrepreneur, demikian penggiat startup yang terjun ke ranah sains ini biasa disapa. Jumlah mereka memang tak sebanyak penggiat startup yang membuat aplikasi game, namun bukan berarti tak ada kesempatan emas di sini.

Kesempatan menggiurkan tersebut salah satunya coba ditawarkan Hello Tomorrow, sebuah organisasi nonprofit internasional yang mempromosikan science startup. Mereka menyelenggarakan Hello Tomorrow Challenge 2016 bagi para pemilik early stage project dan startup di bidang sains.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun ini, Hello Tomorrow telah bermitra dengan 13 entitas swasta dan publik utama untuk menentukan ruang lingkup dari kompetisi internasional ini, termasuk mitra utamanya, BNP Paribas dengan L'Atelier BNP Paribas, dan The Boston Consulting Group, dan La French Tech sebagai rekan global.

Pemenang akan dipilih oleh para komite pengusaha internasional, para pemodal, ilmuwan, dan para pelaksana lainnya. Sebelum mengumumkan pemenang, Hello Tomorrow juga akan mengumumkan 100 startup peringkat dunia dari enam benua.

Terdapat empat kriteria penilaian bagi entrepreneur yaitu inovasi, potensi dampak, kepemimpinan tim, dan rencana keberlanjutan dari startup.

Selanjutnya, entrepreneur yang terpilih akan dikirim ke Paris untuk mengikuti Hello Tomorrow Summit di bulan Oktober 2016 bersama 67 inovator dari seluruh dunia. Para enterpreneur juga berkesempatan memperebutkan hadiah 15.000 euro (track prizes) sampai 100.000 euro (first prize). Bagaimana, menggiurkan bukan?

Di Indonesia sendiri Hello Tomorrow Challenge 2016 menggandeng Kibar sebagai kurator. Mereka pun mengajak seluruh entrepreneur yang ingin menyelesaikan masalah di bidang industri dan sosial melalui teknologi yang sudah divalidasi secara ilmiah untuk ikut berpartisipasi sebagai finalis Hello Tomorrow dari Indonesia.

"Kami sangat percaya bahwa keberadaan startup di Indonesia dapat memberikan manfaat dan dampak yang solutif untuk masalah global saat ini," kata Kibar dalam keterangan tertulisnya.

Adapun 10 isu global yang diperlombakan adalah: Data dan Konektivitas, Transportasi, Luar Angkasa, Lifestyle, Energi, Air dan Limbah, Kualitas Udara, Kesehatan, Pangan dan Pertanian, serta Industri 4.0.

Sampai saat ini, dana yang didapatkan oleh para semi-finalis startup Hello Tomorrow telah mencapai lebih dari 60.000.000 euro. Tidak hanya itu, para startup telah menerima bimbingan lebih dari 150 pengusaha, investor, pelaku industri dan mitra serta akses ke pasar internasional.

Formulir registrasi dapat diakses di sini dan pendaftaran ditunggu sampai tanggal 10 Juni 2016. (ash/fyk)
TAGS




Hide Ads