Itulah yang dikatakan oleh salah satu pendiri situs file sharing Pirate Bay, Peter Sunde. Menurutnya dengan mengambil contoh Facebook, tidak ada demokrasi di dunia online.
"Orang di industri teknologi memiliki banyak tanggungjawab, namun mereka tak pernah mendiskusikan hal ini. Facebook adalah negara terbesar di dunia dan jika Anda melihat dari sudut pandang demokrasi, Mark Zuckerberg adalah diktator. Dia yang membuat peraturan," tutur Sunde.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, banyak negara tidak bisa berbuat apa apa terhadap kekuasaan Facebook dan tak melakukan sensor. Bahkan kadang, kepala negara sendiri yang harus turun tangan memprotes Facebook, seperti yang dilakukan kanselir Jerman Angela Merkel, yang memprotes Zuck terkait postingan anti imigrasi.
Di sisi lain, Sunde juga tak setuju Facebook mensyaratkan pengguna untuk memakai nama aslinya. Hal ini bisa berbahaya karena pengguna bisa menjadi incaran sanksi di beberapa negara, kalau dianggap berbuat salah di Facebook.
"Alasan kebijakan nama asli itu adalah karena Zuckerberg ingin terus menambah uangnya," tudingnya yang detikINET kutip dari CNBC.
Belum ada tanggapan Facebook soal tudingan Sunde tersebut. Dalam estimasi terakhir, pengguna Facebook saat ini berada di kisaran 1,6 miliar. (fyk/rns)