Akses ke layanan media sosial itu diblokir sejak hari Minggu sampai Rabu, yang dikatakan oleh Access Now dan Viet Tan, organisasi hak digital dan kelompok pro demokrasi, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (27/5/2016).
Para aktivitis menyebut penutupan akses Facebook ini adalah langkah baru pemerintah Vietnam untuk membatasi penggunaan media sosial yang dimanfaatkan sebagai media untuk protes politik. Sebelumnya, Facebook juga sudah pernah diblokir beberapa kali dalam bulan yang sama saat terjadi aksi demonstrasi di jalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak cuma Vietnam yang menerapkan pemblokiran Facebook saat kondisi politik yang cenderung sensitif. Ada juga China, Uganda dan Turki yang menutup akses Facebook di negaranya saat kondisi tertentu.
Di Uganda, pemerintahannya memblokir akses ke Facebook dan Twitter pada Februari lalu saat menggelar pemilihan presiden. Sementara di Turki pada Maret lalu, pengadilan memerintahkan pemblokiran dua jejaring sosial itu setelah terjadi aksi pengeboman yang mematikan. (asj/ash)