Celah keamanan yang ditemukan oleh bocah asal Helsinki, Finlandia tersebut membolehkan seseorang menghapus komentar dari pengguna lain. Menurut Facebook -- pemilik Instagram -- celah ini langsung mereka perbaiki setelah ditemukan.
Facebook pun segera memberi hadiah Jani, yang membuat bocah ini menjadi orang paling muda yang pernah menerima bayaran dari Facebook untuk celah keamanan yang ditemukannya, demikian dikutip detikINET dari BBC, Rabu (4/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat diwawancara, Jani menyebut uang dari Facebook itu akan ia gunakan untuk membeli sepeda baru, peralatan sepak bola dan komputer untuk saudara laki-lakinya.
Facebook sendiri mengaku secara total sudah membagikan uang hadiah sebanyak USD 4,3 juta bagi para penemu celah keamanan sejak 2011 lalu. Banyak perusahaan lain yang menerapkan teknik sejenis untuk menemukan celah keamanan di sistem keamanannya, karena dinilai cukup efektif. (asj/ash)