"Saya berpikir bagaimana mengejar ini, bagaimana mempercepat ini supaya ketertinggalan tidak terlalu jauh. Kita harus menambah developer dan startup kita," kata Jokowi saat membuka Indonesia E-Commerce Summit and Expo di ICE (Indonesia Convention Exhibition), BSD, Tangerang Selatan, Rabu (27/4/2016).
Melihat fakta saat ini, Presiden mengaku bahwa dunia ekonomi digital Indonesia sudah cukup lengkap. Hampir semua bidang sudah usaha sudah tersentuh digitalisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tinggal pemerintah memang mendorong agar semakin banyak orang tahu ini sudah ada, ini sudah ada, ini sudah ada. Artinya mengedukasi masyarakat di sekolah SD, SMP, SMA, mahasiswa. Semua mengedukasi ini agar disaat digital ekonomi benar-benar sudah masuk total ke kita semuanya siap," imbuhnya.
Jokowi lalu berpesan pada Menkominfo Rudiantara agar bisa menyiapkan dukungan kepada para perusahaan startup. Rudiantara menurut Jokowi harus bisa menyiapkan inkubator untuk melahirkan lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan berbasis digital.
"Startupnya harus diperhatikan, tadi ada Hello Doc, ada untuk petani, semua harus diberikan dorongan betul agar bisa melompat ke level yang berikutnya. Carikan pemodal yang mereka bisa bekerjasama agar bisa melangkah ke level yang lebih atas,"Β tegasnya.
Selain itu, Presiden juga berpesan agar perusahaan e-commerce bisa menyentuh produk-produk yang dihasilkan para petani dan nelayan di desa. Sehingga manfaat e-commerce bisa dirasakan semua lapisan masyarakat.
"Saya titip e-commerce dapat membantu saudara petani yang ingin menjual produknya, nelayan, usaha mikro kecil, saudara-saudara dari desa dan pelosok," tutur Jokowi.
(kha/fyk)