Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Selain AS, Apple Juga Enggan Kompromi dengan China

Selain AS, Apple Juga Enggan Kompromi dengan China


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Foto: detikINET/afr
Jakarta - Pemerintahan China selama dua tahun ke belakang sudah meminta Apple untuk memberikan source code-nya. Namun permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh Apple.

Fakta ini dibeberkan oleh pengacara Apple karena perusahaan asal Cupertino itu dituduh mau bekerja sama dengan pemerintah China, sementara di lain pihak menolak permintaan pemerintah Amerika Serikat untuk membuka enkripsi iPhone milik teroris.

"Saya akan memperjelas masalah ini. Kami tak pernah memberikan source code kepada pemerintahan China," ujar Bruce Sewell, penasihat hukum utama Apple, dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (20/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah AS sendiri menuding kalau Apple mau memberikan source code itu karena mereka mempunyai kepentingan bisnis di China. Yaitu agar diizinkan untuk tetap bisa berjualan di China, padahal pemerintah AS meminta bantuan untuk upaya penegakan hukum.

Polemik ini berawal ketika seorang hakim meminta Apple menuruti permintaan FBI, yaitu membantu mereka membuka enkripsi ponsel yang digunakan oleh salah satu tersangka penembakan di San Bernandino.

Namun Apple menolak permintaan tersebut, dimana Tim Cook menyebut perintah tersebut akan mengancam keamanan dari pengguna produk Apple. Ponsel yang dimaksud adalah sebuah iPhone 5C yang dipakai oleh salah satu tersangka.

FBI perlu meminta bantuan Apple untuk membuka kunci ponsel tersebut karena iOS terbaru punya fitur keamanan yang terbilang ketat. Namun akhirnya FBI berhasil membuka enkripsi itu setelah mendapat bantuan dari pihak ketiga. (asj/fyk)
TAGS





Hide Ads