Mau Bikin Konten Virtual Reality, Netflix?

Mau Bikin Konten Virtual Reality, Netflix?

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Selasa, 12 Apr 2016 15:13 WIB
Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Di bulan September 2015 lalu, Netflix meluncurkan aplikasi virtual reality yang bisa dinikmati melalui perangkat berbasis Oculus (Rift dan Samsung Gear VR). Pun begitu, raksasa penyedia konten streaming video ini mengaku tak tertarik untuk mendalami teknologi itu lebih jauh.

Seperti yang pernah dialami oleh tim detikINET ketika menjajal Gear VR, pengguna bisa menyaksikan konten yang ada di Netflix dengan lingkungan virtual reality. Anda akan merasakan berada di sebuah ruangan, lengkap dengan sofa dan tentunya sebuah layar yang menayangkan konten Netflix.

Rilisnya aplikasi tersebut membuat sebagian orang bertanya, apakah Netflix akan terjun menggarap konten 360 derajat? Sayangnya, dengan tegas pendiri dan CEO Netflix, Reed Hastings menjawab bahwa ia enggan untuk menggarapnya.

"Kami sangat fokus pada film dan TV show serta melakukan banyak hal berkaitan itu, dimana Anda bisa menyaksikannya melalui headset virtual reality jika Anda mau. Tapi kami rasa kebanyakan orang menonton Netflix dari smartphone atau smart TV," ujar Hastings dikutip detikINET dari Mashable, Selasa (12/4/2016).

Senada dengan Hastings, juru bicara Netflix juga mengkonfirmasi jika saat ini pihaknya tidak sedang menggarap konten virtual reality apapun. Netflix lebih disibukkan pada produksi serial originalnya ketimbang melakukan hal lain.

Film virtual reality memang masih terasa asing. Namun, beberapa pembuat film dan rumah produksi secara perlahan mulai menggarapnya.

Di Indonesia sendiri, konten virtual reality pernah diumbar oleh empat studio kreatif lokal, yakni Layaria, Anemo Studio, Festivo, dan DC Imaji di ajang Popcon Asia 2015 lalu. Keempatnya menyajikan film horror virtual reality. (mag/fyk)