Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Polisi Razia Warnet, 32 Remaja Kepergok Nonton Film Porno

Polisi Razia Warnet, 32 Remaja Kepergok Nonton Film Porno


Hendrik I Raseukiy, - detikInet

Foto: Hendrik I Raseukiy
Jakarta - Polsek Beji Kota Depok merazia warnet-warnet yang masih buka sampai dini hari. Hasilnya ditemukan 32 remaja lelaki sedang asyik menonton film porno di beberapa warnet dan rental PS.

Di Beji Net Jl. Ridwan Rais, Beji Timur milik Royib diamankan 13 remaja. Di Warnet PS-3 milik Eko dan di Warnet PS X-BOX di Jl Komando milik Ilham diamankan 12 dan 7 orang remaja pria. Minggu (27/3/2016).

Polisi mencatat identitas mereka dan diberikan arahan untuk tidak mengulangi perbuatan menonton film porno. Pemilik warnet diperingatkan untuk mengawasi aktivitas pelanggan yang tidak sehat menggunakan fasilitas warnet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, semalam, sampai dini hari tadi, pukul 03.00 (WIB). Polsek Beji temukan beberapa remaja pria yang menggunakan fasilitas internet secara tidak sehat di beberapa warnet. Mereka menonton film porno. Kepada remaja tersebut dan pemilik warnet sudah ditegur dan diperingatkan untuk tidak mengulangi hal yang tercela seperti itu," ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono kepada detikcom, Minggu (27/3/2016).

Razia oleh Polsek Beji ini berkaitan dengan Operasi Cipta Kondisi Kamtibmas Perayaan Paskah 2016. Selain diamankan remaja penonton film porno, tidak ditemukan gangguan keamanan lainnya.

"Giat ini kaitan dengan Operasi Cipkon Kamtibmas Perayaan Paskah. Kepada para remaja yang masih pelajar ini, kita lakukan pembinaan. identitasnya kita catat," sebut Kapolsek Beji Kompol Ni Gusti Ayu Supiati yang memimpin razia.

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengaku prihatin dengan temuan razia polisi ini. Pemkot Depok segera menertibkan usaha tempat warnet dan hiburan malam yang dinilai melanggar.

"Sangat memprihatikan ya, temuan dari razia Polsek Beji itu. Ada remaja-remaja yang masih berstatus pelajar kedapatan mengakses film jorok seperti itu. Ini Dosa. Jangan dianggap sepele, kerajingan nonton yang seperti itu dapat menyebabkan pada perbuatan asusila. Soal hal moral ini sudah pernah Pemkot bicarakan dengan Kapolres. Akan kita buat agenda penertiban pembinaan yang lebih solutif lagi," tanggap Pradi Supriatna ketika ditemui di acara senam jantung sehat di Jl Raya Margonda, Minggu (27/3) pagi. (ega/fyk)







Hide Ads