Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Niat Amalkan 99% Saham, Harta Zuckerberg Tambah Melimpah

Niat Amalkan 99% Saham, Harta Zuckerberg Tambah Melimpah


Fino Yurio Kristo - detikInet

Foto: Facebook
Jakarta - Sejak mengumumkan akan menyumbangkan 99% saham Facebook awal Desember lalu, Mark Zuckerberg tambah melimpah hartanya. Kini, dia merangsek ke posisi nomor empat orang terkaya di dunia.

Terus moncernya harga saham Facebook berimbas positif pada harta Zuckerberg, yang kini tembus USD 50 miliar. Padahal baru beberapa hari lalu pendiri Facebook ini naik ke posisi enam, kini sudah ada di posisi empat manusia terkaya di muka bumi.

Zuck menyalip pendiri Amazon, Jeff Bezos dan taipan telekomunikasi asal Meksiko, Carlos Slim Helu. Anjloknya harga saham Amazon membuat harta Bezos berkurang dari USD 59,7 miliar menjadi USD 49,1 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bezos yang awalnya ada di tempat keempat kini turun jadi nomor enam. Di atasnya ada Carlos Slim dan Zuckerberg. Bill Gates masih anteng di posisi pertama dengan harta USD 78,7 miliar. Diikuti pendiri Zara Amancio Ortega dan sebagai runner up ada nama Warren Buffet.

Seperti diberitakan, Desember lalu bersamaan dengan kelahiran putri pertamanya Max, Zuck bersama istri Priscilla Chan membuat yayasan kemanusiaan Chan Zuckerberg Initiative dan berjanji menyumbang 99% saham yang dimilikinya di Facebook secara bertahap.

Saham tak diberikan sekaligus, tapi secara bertahap sepanjang hidup mereka. Di 3 tahun pertama, dia akan menginvestasikan USD 1 miliar per tahun dari sahamnya ke yayasan, yang bisa dijual dalam bentuk uang. Belum jelas organisasi apa yang akan dikucuri dana, namun fokusnya dalam hal penyembuhan penyakit, inovasi pendidikan dan memperluas koneksi internet.

Sebelumnya, pasangan itu memang sudah menyumbang banyak uangnya ke rumah sakit atau dunia pendidikan. Tahun 2010, mereka tercatat pernah menyumbang USD 100 juta untuk perbaikan sarana pendidikan di wilayah Newark.

Inisatif Zuck dan Priscilla aktif di kemanusiaan sejak usia sangat muda pun diapresiasi banyak kalangan. Biasanya miliuner baru banyak menyumbang setelah beranjak tua. "Dengan memulai dari usia muda, kami berharap bisa melihat manfaatnya selama masih hidup," kata Zuck. (fyk/rns)
TAGS





Hide Ads